Pemkab Bekasi Pastikan Stok Sembako Aman meski Ada Kenaikan Harga
Kamis, 5 Maret 2026 | 18:06 WIB
Cikarang Pusat, Beritasatu.com - Pemerintah Daerah bersama Satuan Tugas (Satgas) pangan di Kabupaten Bekasi melakukan pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (5/3/2026).
Langkah tersebut dilakukan untuk memantau potensi inflasi serta memastikan pasokan kebutuhan masyarakat tetap aman selama Ramadan dan jelang hari raya Idulfitri 1447 Hijriyah.
Dalam peninjauan tersebut, pemerintah daerah menemukan adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas. Namun, kenaikan dinilai masih wajar karena meningkatnya permintaan masyarakat selama bulan puasa.
“Saya bersama Forkopimda mengecek barang-barang pokok di Pasar Tambun. Kita ingin tahu inflasinya seperti apa. Setelah kita cek, ada beberapa harga barang yang naik karena sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, Kamis (5/3/2026).
Ia memastikan hingga saat ini ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional tersebut masih mencukupi dan tidak ditemukan kelangkaan barang. Menurutnya, kenaikan harga lebih disebabkan oleh tingginya permintaan konsumen.
“Stok barang-barang aman, sampai saat ini tidak ada barang yang langka. Kenaikan terjadi karena kebutuhan masyarakat meningkat,” ujarnya.
Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga di antaranya gula, daging, cabai, serta telur. Komoditas tersebut merupakan bahan pokok yang paling sering digunakan dalam kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Asep menjelaskan, secara umum kondisi inflasi di Kabupaten Bekasi masih terkendali. Kenaikan harga yang paling signifikan terjadi pada cabai jenis cabai rawit merah atau yang dikenal sebagai cabai jablay.
“Inflasi sendiri masih aman. Yang signifikan itu harga cabai jablay dari Rp 45.000 sampai Rp 100.000 per kilogram. Kalau yang lain hanya naik sekitar Rp 2.000 sampai Rp 3.000,” jelasnya.
Menurut Asep, tren kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri merupakan fenomena yang hampir selalu terjadi setiap tahun. Hal ini dipicu oleh peningkatan konsumsi masyarakat.
Untuk mengantisipasi lonjakan harga yang terlalu tinggi, Pemkab Bekasi berencana melakukan berbagai langkah intervensi, salah satunya melalui operasi pasar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Iran Bantah Tangkap Pilot Jet Tempur AS
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Iran: Radiasi Nuklir Bisa Hancurkan Negara Teluk




