Kesiapan Tirtonadi Jelang Mudik Lebaran, Cek Sopir hingga Kendaraan
Rabu, 11 Maret 2026 | 15:53 WIB
Solo, Beritasatu.com - Puluhan sopir bus antar-kota antar-provinsi (AKAP) dan antar-kota dalam provinsi (AKDP) menjalani pemeriksaan kesehatan di Terminal Tipe A Tirtonadi, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (11/3/2026).
Pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Jawa Tengah bersama Korlantas Polri serta Jasa Raharja. Kegiatan ini bertujuan memastikan para pengemudi berada dalam kondisi prima sehingga dapat mengangkut penumpang dengan aman selama masa Angkutan Lebaran 2026.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Surakarta Aji Danarto mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar sopir dalam kondisi sehat dan layak mengemudi. Meski demikian, ditemukan beberapa pengemudi dengan kadar gula darah di atas batas normal.
“Tekanan darah rata-rata normal, tetapi ada beberapa sopir yang gula darahnya di atas batas normal. Untuk mereka langsung kami berikan penanganan awal, termasuk obat sementara. Harapannya mereka tetap bisa bertugas, tetapi harus rutin berobat dan melakukan kontrol kesehatan di pos kesehatan terdekat selama perjalanan,” ujar Aji.
Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi skrining riwayat kesehatan, pemeriksaan gula darah, tekanan darah, tes buta warna, hingga tes narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (Napza). Setelah menjalani pemeriksaan, setiap sopir akan mendapatkan surat keterangan kelayakan kesehatan.
Dalam surat tersebut tercantum tiga kategori status kesehatan, yaitu layak mengemudi, layak dengan catatan, serta tidak layak mengemudi.
Sementara itu, Kepala Divisi Pengawasan dan Pengendalian Terminal Tirtonadi Sunardi menyebut pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari program nasional peningkatan keselamatan transportasi selama musim mudik Lebaran.
Selain pemeriksaan kesehatan pengemudi, petugas juga melakukan pengecekan terhadap armada bus yang akan digunakan untuk mengangkut pemudik, baik dari sisi teknis maupun administrasi.
Dari sisi teknis, pemeriksaan meliputi kondisi spion, ban, hingga komponen keselamatan kendaraan lainnya. Sementara dari sisi administrasi, petugas memeriksa kelengkapan dokumen kendaraan seperti trayek, STNK, serta bukti uji kelayakan kendaraan.
“Secara teknis kami memeriksa mulai dari spion, kondisi ban, hingga komponen kendaraan lainnya. Dari sisi administrasi kami cek trayek, STNK, serta bukti uji kendaraan apakah masih berlaku atau tidak. Sejauh ini belum ada temuan signifikan. Kendaraan dalam kondisi baik dan laik jalan,” kata Sunardi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Tiba di Cimahi, Jenazah Mayor Zulmi Disambut Lantunan Doa




