Ganjar Minta Pengecekan di Pos Penyekatan Mudik Diperketat
Selasa, 11 Mei 2021 | 21:08 WIB
Salatiga, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta semua pihak siaga menyusul jebolnya sejumlah pintu penyekatan pemudik di Jabodetabek. Dirinya meminta agar pengecekan di pintu-pintu penyekatan baik di perbatasan Jateng maupun kabupaten/kota diperketat.
"Kalau itu masuk Jateng, kita tidak hanya memiliki 14 titik penyekatan perbatasan antarprovinsi, tapi ada juga 17 titik antar kabupaten/kota. Saya harap diketatkan, sehingga harapannya bisa menyaring mereka," kata Ganjar, sebagaimana dikutip dari keterangan tertulisnya di Salatiga, Selasa (11/5/2021).
Apabila pemudik tersebut masih lolos di pintu penyekatan, Jateng telah mempersiapkan program Jogo Tonggo sebagai langkah antisipasi. Ganjar berharap program ini bisa berjalan di lapangan dan memastikan para pemudik sehat dan aman.
"Pengalaman di Banyumas, mereka dilaporkan dan dikarantina. Maka saya minta pada semua masyarakat Jateng yang berhasil menerobos untuk melapor. Bukan apa-apa, kami tidak sedang mengejar penjahat, tapi ini demi memastikan Anda semua sehat," tegasnya.
Menurut Ganjar, data yang ada saat ini menunjukkan sudah ada lebih dari 4.000 pemudik di Indonesia yang positif terpapar Covid-19. Di Jateng, per Minggu (9/5/2021), ada 28 pemudik yang terkonfirmasi positif Covid-19.
"Maka kita sedang tracing pergerakannya seperti apa, untuk menyaring dan memastikan semua masyarakat sehat. Maka kami ucapkan terima kasih pada mereka yang tidak mudik, anda akan menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Dan itu sikap patriotis," pungkasnya.
Sementara itu, terpantau kondisi sepi dalam pantauan arus mudik di Posko Penyekatan Taman Unyil Kabupaten Semarang dan pintu tol Tingkir Salatiga. Tidak ada peningkatan arus kendaraan dan lalu lintas didominasi oleh kendaraan dalam kota.
"Kondisi landai, tidak ada peningkatan luar biasa. Lebih banyak masyarakat sekitar dan kendaraan angkutan barang, untuk kendaraan dari luar provinsi seperti Jakarta, sepi," kata salah satu petugas Posko penyekatan pintu tol Salatiga, AKP Sukarji.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




