Keindahan Joglo Apung di Gresik, Bekas Waduk Disulap Jadi Wisata Kuliner dan Budaya
Selasa, 9 Juli 2024 | 09:58 WIB
Gresik, Beritasatu.com - Berwisata tidak hanya di pegunungan atau pantai saja, tetapi masyarakat juga bisa menikmati wisata kuliner yang bisa memanjakan lidah dan perut sesuai selera. Salah satunya wisata kuliner baru bernama Joglo Apung di Desa Mojotengah, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.
Destinasi wisata baru ini dulunya merupakan bekas waduk yang direnovasi sedemikian rupa oleh pemerintah desa, sehingga menjadi wisata yang eksotis.
Wisata Joglo Apung ini tidak hanya menawarkan panorama indah dan eksotis, tetapi juga ada berbagai menu makanan dan hidangan yang bisa dinikmati bersama keluarga maupun rekan bisnis.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melalui Asisten 3 Pemkab Gresik Nuri Mardiana dalam sambutan soft opening Wisata Joglo Apung menyampaikan pesan agar wisata desa ini bisa bermanfaat untuk meningkatkan penguatan ekonomi di sektor kepariwisataan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik, kami mengapresiasi diresmikannya wisata kuliner dan budaya di Desa Mojotengah sebagai salah satu tujuan destinasi wisata baru di Jabupaten Gresik,” kata Nuri. Senin (8/7/2024).
Keberadaan wisata Joglo Apung di Desa Mojotengah ini, lanjut Nuri, tidak hanya sebagai tempat menyuguhkan panorama indah yang bisa dinikmati para pengunjung, tetapi juga bisa mendongkrak perekonomian masyarakat desa.
BACA JUGA
Lestarikan Budaya, Pencinta Pusaka di Kediri Gelar Jamasan Diiringi Pentas Wayang Kuno Mbah Gandrung
“Semoga dengan keberadaan wisata kuliner dan budaya ini mampu menambah daya tarik wisatawan dan mampu meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat sekitar khususnya warga Desa Mojotengah,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Desa Mojotengah Suharsono menyampaikan, destinasi wisata baru ini dibangun oleh pemerintah desa setempat sebagai upaya untuk peningkatan ekonomi masyarakat dan pengembangan usaha mikro kecil menegah (UMKM) desa.
Meskipun Joglo Apung ini baru buka, wisata kuliner ini setidaknya nanti bisa menjadi jujukan wisatawan, baik dari Gresik maupun dari luar daerah.
“Mohon doa restunya semoga wisata desa ini bisa berjalan lancar, dikenal oleh masyarakat sehingga bisa menyumbang pendapatan desa hingga sebesar Rp 25 juta per bulan,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Iran: Radiasi Nuklir Bisa Hancurkan Negara Teluk
Iran Bantah Tangkap Pilot Jet Tempur AS
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Ratusan Rumah di Bukit Pamulang Indah Masih Terendam Banjir 1 Meter




