Rumah Warisan Diduga Dicaplok Mafia Tanah, Korban Lapor ke Polisi
Logo BeritaSatu

Rumah Warisan Diduga Dicaplok Mafia Tanah, Korban Lapor ke Polisi

Rabu, 24 Februari 2021 | 18:23 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Seorang perempuan paruh baya, Dian Rahmiani, mendatangi Satgas Mafia Tanah Polda Metro Jaya, Rabu (24/2/2021). Ia mengadukan masalah sertifikat rumah warisan orang tuanya yang telah beralih nama. Diduga, sertifikat itu dicaplok mafia tanah.

Dian adalah ahli waris. Ia mewakilki keluarga besar. Keluarganya mengalami kerugian yang besar sekali. Selain kerugian harta benda, dia juga kehilangan suaminya.

“Pada saat itu suami saya sedang menyelesaikan kasus ini, dan dia mengalami trauma yang sangat besar. Kira-kira 13 hari sebelum suami saya meninggal, itu surat sertifikat sudah berubah nama atas nama mafia tanah tersebut. Itu tanpa kita tahu dan kita juga tidak tanda tangan," ujar Dian, di Mapolda Metro Jaya.

Dikatakan Dian, keluarganya diduga mengalami penipuan dan kerugian mencapai sekitar Rp 180 miliar. Dia meminta perhatian kepada Kapolri dan Kapolda untuk menuntaskan kasusnya serta haknya bisa kembali.

"Tanah warisan itu sangat berharga buat kami. Nah kami minta perhatian kepada beliau untuk mengembalikan hak kami, untuk ahli waris. Terima kasih sebelumnya kalau memang kita sudah diperhatikan. Kita sudah membuat laporan di sini, perhatian dari Satgas Mafia Tanah dan mohon memang mafia tanah ada di Jakarta ini. Kami mengalami kerugian harta benda dan nyawa, khususnya saya karena saya sudah kehilangan suami," ungkapnya.

Mengusut
Hartanto, pengacara Dian Ramiani mengatakan, kliennya datang ke Polda Metro Jaya untuk meminta Satgas Mafia Tanah mengusut tuntas perkara yang dilaporkannya dengan nomor laporan polisi LP/336/I/Yan.2.5/SPKT PMJ tanggal 21 Januari 2021.

"Di sini jelas, korban ini mutlak korban mafia tanah, yang benar-benar ada di Jakarta. Dan alhamdulillah saya bersyukur, ketika kita buat laporan dan kita ditanggapi dengan baik, ini bukti ditanggapi hasilnya. Hasilnya sudah sangat ada dan sangat jelas sekali, bahwa bentukan dari kapolda ini memang benar-benar ada, satgas mafia tanah itu memang benar-benar ada. Ya intinya kita berterima kasih sekali dengan adanya satgas mafia tanah ini," katanya.

Hartanto menyampaikan, ada lima orang yang dilaporkan, dua di antaranya sudah ditahan dengan kasus berbeda. "Dua orang ada GS sama satu lagi HN. GS dan HN ini sudah ditangkap lebih dulu. Dari dua ini, masih ada tiga orang lagi, ada YK, ada CR, dan ada MAR. Hari ini akan dinaikkan (status tersangka)," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sudah Divaksin, Belasan Tenaga Kesehatan di Puskesmas Tangsel Terpapar Covid-19

Pelayanan persalinan dialihkan ke puskesmas terdekat, yakni ke Puskesmas Sawah Baru.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

9 Pelaku Spesialis Ranmor di Bogor Ditangkap

Ke sembilan pelaku tersebut, diamankan petugas berdasarkan operasi yang dilakukan pihaknya sejak Januari 2021 ini.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Dinkes Kota Tangerang Gelar Tes Covid-19 di Lokasi Pengungsian

Kemudian Dinkes melakukan tracing kepada mereka yang sempat kontak langsung dengan warga yang positif tersebut.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Kasus Laskar FPI, Kabareskrim Diminta Jalankan Rekomendasi Komnas HAM

Kapolri meminta agar Kabareskrim menjalankan rekomendasi dari Komnas HAM terkait kasus laskar FPI.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Periuk 5 Hari Banjir, Pemkot Tangerang Kerahkan 40 Pompa Air

Ratusan warga di RW 008 Perumahan Periuk Damai masih mengungsi di Masjid Al Jihad yang berada di perumahan tersebut.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Pemkot Tangerang Siapkan 26.300 Dosis Vaksin untuk Pekerja Pelayanan Publik

Proses pemberian vaksin gelombang pertama untuk pekerja dan petugas pelayanan publik akan dimulai besok Kamis (25/2/2021).

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Pemkot Bogor Terima 7.730 Ampul Vaksin Tahap II untuk 34.785 Orang

Untuk tahap dua ini, satu ampul berisi 5 cc, bisa untuk dipakai ke sembilan orang.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Pascabanjir, Sampah Bambu Menumpuk di Sungai Cikeas

Tumpukan sampah bambu tersebut berasal dari bantaran sungai yang tumbuh subur lalu terbawa arus deras air saat debit air sungai meninggi.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

650 Tenaga Pendidik Jalani Vaksinasi Covid-19 di SMAN 70 Jakarta

Vaksinasi Covid-19 untuk tenaga pendidikan dilaksanakan selama satu hari.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Besok, Pedagang Pasar Tanah Abang Kembali Divaksin

PD Pasar Jaya maupun Kementerian Kesehatan tidak lagi membuka pendaftaran tambahan.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS