ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Diisukan Kena Reshuffle, Mendiktisaintek Satryo Bicara Efisiensi Anggaran

Rabu, 19 Februari 2025 | 12:44 WIB
SM
SM
Penulis: Salman Mardira | Editor: SMR
Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro. (Beritasatu.com/Joanito de Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com – Kabar reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto santer beredar di kalangan wartawan sejak pagi tadi. Prabowo diisukan akan mengganti Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro dengan guru besar ITB Prof Brian Yuliarto.

Di tengah kabar reshuffle, Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro memastikan efisiensi anggaran pemerintah tidak akan mengganggu anggaran beasiswa seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah.

"Pendidikan adalah hak semua warga negara, tidak ada pemotongan alokasi anggaran pendidikan tinggi untuk beasiswa dan Kartu Indonesia Pintar kuliah," kata Menteri Satryo melalui keterangan di Jakarta, Rabu (19/2/2025).

ADVERTISEMENT

Mendiktisaintek Satryo menegaskan efisiensi anggaran tidak mengganggu anggaran untuk pendidikan tinggi, sehingga hal ini tidak akan berdampak kepada kenaikan uang kuliah tunggal (UKT).

"Dalam melakukan efisiensi tidak ada pemotongan anggaran pendidikan tinggi untuk beasiswa dan KIP kuliah, sehingga UKT tidak naik," ucap Satryo dikutip dari Antara.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan tidak akan ada pemotongan anggaran beasiswa KIP kuliah 2025.

"Kami tegaskan beasiswa KIP tidak dilakukan pemotongan atau pengurangan," katanya.

Sri Mulyani menjelaskan jumlah penerima beasiswa KIP kuliah 2025 sebanyak 1.040.192 mahasiswa, dengan total angaran sebesar Rp 14,70 triliun.

Ia memastikan para mahasiswa yang menerima KIP kuliah dapat meneruskan program belajar seperti biasanya.

Sri Mulyani juga menegaskan beasiswa lain yang sedang berjalan dan tidak terkena efesiensi anggaran saat ini, di antaranya sebanyak 40.030 beasiswa penerima Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

WFH ASN Belum Pasti, Menkeu Tunggu Harga Minyak Dunia

WFH ASN Belum Pasti, Menkeu Tunggu Harga Minyak Dunia

NASIONAL
Pembangunan Kantor Satpol PP Jakarta Tertunda karena Efisiensi

Pembangunan Kantor Satpol PP Jakarta Tertunda karena Efisiensi

JAKARTA
Pangkas Perjalanan Dinas, Pemkot Makassar Sukses Hemat hingga Rp 60 M

Pangkas Perjalanan Dinas, Pemkot Makassar Sukses Hemat hingga Rp 60 M

SULAWESI SELATAN
Purbaya Tak Keberatan Gaji Menteri Dipotong hingga 25 Persen

Purbaya Tak Keberatan Gaji Menteri Dipotong hingga 25 Persen

EKONOMI
WFH Jurus Hemat di Tengah Perang

WFH Jurus Hemat di Tengah Perang

B-PLUS
Apindo: Efisiensi Anggaran Jangan Hambat Proyek dan Lapangan Kerja

Apindo: Efisiensi Anggaran Jangan Hambat Proyek dan Lapangan Kerja

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon