ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kaesang Pastikan Jokowi Tak Maju Jadi Calon Ketua Umum PSI

Minggu, 22 Juni 2025 | 06:04 WIB
RP
IC
Penulis: Reza Hery Pamungkas | Editor: CAH
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep. (Beritasatu.com/Achmad Ali)

Jakarta, Beritasatu.com - Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), memastikan sang ayah tidak akan mencalonkan diri sebagai ketua umum dalam Pemilu Raya Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2025.

Menurut Kaesang, ia telah berdiskusi dengan ayahnya mengenai hal ini selama sepekan terakhir.

“Kan enggak mungkin juga anak dan bapak bersaing,” ujarnya saat konferensi pers setelah resmi mendaftarkan diri sebagai calon ketua umum PSI di Jakarta pada Sabtu (21/6/2025).

Kaesang juga menyampaikan dirinya telah meminta Jokowi untuk memberi ruang kepada generasi muda agar bisa tampil sebagai pemimpin masa depan.

ADVERTISEMENT

Terkait peluang Jokowi bergabung dengan PSI, Kaesang menilai kemungkinan itu kecil dan menyarankan agar pertanyaan tersebut langsung ditujukan kepada ayahnya.

“Kalau mau bertanya langsung, gampang kok, tinggal ke Solo. Saya tidak bisa mewakili beliau,” katanya.

Langkah Kaesang maju kembali sebagai calon ketua umum merupakan bagian dari upaya melanjutkan estafet kepemimpinan PSI yang dikenal sebagai partai anak muda. Ia menegaskan bahwa misinya ke depan adalah membawa PSI lolos ke DPR dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029.

Sebelumnya, PSI sempat membuka peluang bagi Jokowi untuk menjadi ketua umum, dengan syarat beliau lebih dahulu bergabung sebagai kader partai. Gagasan ini mencuat karena kedekatan Jokowi dengan PSI dalam sejumlah agenda politik menjelang Pemilu 2024.

Jokowi sendiri menyatakan dirinya masih mempertimbangkan peluang menang apabila ikut mencalonkan diri sebagai ketua umum PSI. Ia mengaku tidak ingin kalah jika akhirnya memutuskan maju untuk kursi PSI 1, yang kini tengah diperjuangkan oleh putranya, Kaesang.

“Masih dihitung-hitung. Jangan sampai kalau saya maju, malah kalah,” ujar Jokowi pada Rabu (14/5/2025).

Di sisi lain, Sekjen DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji, menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Jokowi mengenai pilihan partainya, apakah tetap dengan Golkar atau justru berlabuh ke PSI.

Meski begitu, Sarmuji menegaskan jika Jokowi ingin bergabung ke Golkar, harus ada komunikasi lebih dahulu.

“Pilihan ada di tangan Pak Jokowi, mau bergabung ke partai mana, tinggal pilih rumah politiknya. Kalau mau ke PSI silakan, kalau ke Golkar tentu perlu komunikasi dahulu, karena kami menganut sistem aktif,” kata Sarmuji di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/6/2025).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Jokowi: Saya Berduka Atas Gugurnya 3 Prajurit Terbaik TNI di Lebanon

Jokowi: Saya Berduka Atas Gugurnya 3 Prajurit Terbaik TNI di Lebanon

NASIONAL
Jokowi Enggan Berspekulasi Soal Tokoh Koordinator Isu Ijazah Palsu

Jokowi Enggan Berspekulasi Soal Tokoh Koordinator Isu Ijazah Palsu

NASIONAL
Dubes Iran Bertemu Jokowi di Solo, Ini yang Dibahas

Dubes Iran Bertemu Jokowi di Solo, Ini yang Dibahas

NASIONAL
Stafsus Wapres Tina Talisa Bertemu Jokowi, IKN dan Persatuan Disorot

Stafsus Wapres Tina Talisa Bertemu Jokowi, IKN dan Persatuan Disorot

NASIONAL
Isu Politik Sepekan: Kasus Air Keras hingga Prabowo Jamu SBY-Jokowi

Isu Politik Sepekan: Kasus Air Keras hingga Prabowo Jamu SBY-Jokowi

NASIONAL
Prabowo Dijadwalkan Bertemu SBY dan Jokowi di Istana

Prabowo Dijadwalkan Bertemu SBY dan Jokowi di Istana

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT