7 Kombes Pol Terkena Mutasi, Digeser ke Divisi Propam Polri
Kamis, 3 Juli 2025 | 10:25 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Dalam gelombang mutasi Polri terbaru yang diumumkan pada Selasa (24/6/2025), sebanyak tujuh perwira menengah berpangkat komisaris besar polisi (kombes pol) digeser ke divisi profesi dan pengamanan (divpropam) Polri.
Mutasi Polri kali ini merupakan bagian dari rotasi besar-besaran yang melibatkan 702 personel, termasuk perwira tinggi, perwira menengah, dan PNS di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa mutasi jabatan adalah proses alamiah dalam tubuh Polri.
"Mutasi merupakan bentuk penyegaran, pengembangan karier, serta pemenuhan kebutuhan organisasi," ujarnya. Ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga profesionalisme dan responsivitas pelayanan publik.
Kelima surat telegram yang memuat keputusan mutasi tersebut adalah ST/1421/VI/KEP./2025 hingga ST/1425/VI/KEP./2025. Surat ini ditandatangani oleh Asisten SDM Kapolri, Irjen Anwar.
Kombes Pol yang Dimutasi ke Divisi Propam
Berikut adalah daftar tujuh Kombes Pol yang terkena mutasi Polri ke Divpropam:
- Kombes Pol Riko Junaldy: Dari pemeriksa propam madya tingkat III menjadi kabaggakkum roprovos divpropam Polri.
- Kombes Pol Restawaty Tampubolon: Dari akreditor propam madya tingkat III menjadi akreditor propam madya tingkat II divpropam Polri.
- Kombes Pol Harry Andreas: Dari auditor kepolisian madya tingkat III itwasda Polda Sulbar menjadi akreditor propam madya tingkat III divpropam Polri.
- Kombes Pol Radite Hernawa: Dari pamen Baharkam Polri (penugasan di Kemenkopolhukam) menjadi penyelidik pengamanan internal madya tingkat III divpropam Polri.
- Kombes Pol Syahirul Hatta: Dari gadik kepolisian madya tingkat III lemdiklat Polri menjadi pemeriksa propam madya tingkat III divpropam Polri.
- Kombes Pol Dedy Darmawansyah: Dari kabid propam Polda NTB menjadi pamen divpropam Polri.
- Kombes Pol Hardiono: Dari analis kebijakan madya wabprof divpropam (dalam rangka dikbangti 2025) menjadi kabaggaketika rowabprof divpropam Polri.
Mutasi Polri tidak hanya ditujukan kepada polisi laki-laki, tapi juga menyasar polisi wanita (polwan). Sebanyak 23 polwan ditempatkan pada jabatan strategis, tiga di antaranya sebagai Kapolres. Hal ini menunjukkan bahwa Polri terus mendorong kesetaraan gender berbasis kompetensi.
Dari total 702 personel yang dimutasi, 534 menjalani promosi jabatan atau perpindahan setara. Mutasi ini juga mencakup penugasan khusus, pengukuhan jabatan, hingga pensiun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




