Jangan Anarkistis, DPR Minta Demo Disampaikan Tertib
Rabu, 27 Agustus 2025 | 16:58 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - DPR mengimbau agar aksi demo DPR disampaikan secara tertib dan bertanggung jawab, tanpa melakukan tindakan anarkistis. Pernyataan ini disampaikan menyusul rencana aksi pada 28 Agustus 2025 yang akan diikuti sejumlah elemen serikat buruh.
Wakil Ketua Komisi II DPR, Aria Bima menekankan agar masyarakat menyampaikan aspirasi dengan cara kondusif. Ia mengaku khawatir jika terjadi tindakan anarkis saat demonstrasi.
"Kami meminta para pendemo melakukan aksinya sesuai dengan aturan yang ada. Lakukan kegiatan demo sesuai aturan, harapan suasana kita di ruangan ini tentu tidak lepas dari saudara-saudara kita yang mahasiswa, yang melakukan demo di luar," ujar Aria Bima, Rabu (27/8/2025).
Sementara itu, Ketua DPR, Puan Maharani menegaskan bahwa DPR terbuka menerima masukan dari masyarakat. Ia menekankan bahwa aspirasi harus disampaikan secara tertib untuk mendukung perbaikan kinerja lembaga wakil rakyat dan pembangunan bangsa.
"Ya, kami akan tetap menampung semua aspirasi, masukan dari masyarakat, dan kami minta masukan dari semua masyarakat untuk membantu memperbaiki kinerja dari DPR agar bisa sama-sama kita perbaiki dalam membangun bangsa dan negara," ungkap Puan.
Terkait rencana aksi buruh pada 28 Agustus 2025, pemerintah menilai demonstrasi tersebut tidak terlalu diperlukan karena berbagai program dan kebijakan saat ini sudah berpihak pada kepentingan pekerja, termasuk perlindungan tenaga kerja, kesejahteraan, dan jaminan sosial.
Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad menambahkan, DPR menghormati keputusan Mahkamah Konstitusi terkait undang-undang perburuhan, tetapi membutuhkan waktu untuk menyiapkan revisi undang-undang tersebut. Menurutnya, penyampaian aspirasi dijamin undang-undang, namun harus dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
Dengan demikian, DPR menegaskan, demo DPR tetap menjadi hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, namun harus dilaksanakan secara tertib, aman, dan tidak mengganggu ketertiban umum.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




