BGN Bantah Isu Penghentian Program MBG Seusai Lebaran
Rabu, 4 Maret 2026 | 12:28 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Badan Gizi Nasional (BGN) membantah isu yang menyebut program makan bergizi gratis (MBG) akan dihentikan setelah Idulfitri atau Lebaran 2026. Sebaliknya, program tersebut dipastikan tetap berjalan dan bahkan diperluas setelah Lebaran.
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menegaskan tidak pernah ada kebijakan maupun arahan untuk menghentikan program MBG setelah Idulfitri. Ia menegaskan, informasi yang beredar di sejumlah platform digital tidak berasal dari pernyataan resmi pemerintah.
“Program MBG akan tetap jalan setelah Idulfitri. Tidak ada rencana penghentian seperti yang beredar,” ujar Dadan dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (4/3/2026).
Menurut Dadan, setelah Idulfitri program MBG justru memasuki fase perluasan layanan secara signifikan. Jumlah satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) ditargetkan meningkat hingga 25.000 unit yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
“Jumlah SPPG akan mencapai 25.000 setelah Idulfitri dan akan melayani lebih dari 61,2 juta penerima manfaat,” jelasnya.
Perluasan ini diharapkan dapat memperkuat jangkauan layanan gizi bagi masyarakat serta meningkatkan dampak program secara nasional.
Selain memperluas cakupan, BGN memastikan penyajian MBG kembali menggunakan menu segar sesuai standar mutu dan ketentuan gizi yang telah ditetapkan. Kebijakan ini bertujuan menjaga kualitas layanan sekaligus memastikan asupan gizi optimal bagi para penerima manfaat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Man City vs Liverpool, Mengapa Guardiola Tak Ada di Pinggir Lapangan?




