Ramadan dan Krisis Global, Ketum MUI Ajak Perbanyak Doa
Jumat, 6 Maret 2026 | 13:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat persatuan di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global yang terus berkembang.
Seruan tersebut disampaikan Anwar usai menghadiri Silaturahmi Presiden Prabowo Subianto dengan para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/3/2026) malam.
Menurut Anwar, langkah politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif merupakan strategi penting untuk menjaga stabilitas negara di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.
“Oleh karena itu, saya kira kita memahami apa yang dilakukan oleh Presiden kita dalam melaksanakan politik bebas dan aktif. Artinya tidak akan membuat musuh dengan negara mana pun dan siapa pun, tetapi memperbanyak kawan di seluruh dunia ini,” ujar Anwar.
Ia menilai perkembangan situasi internasional saat ini menunjukkan adanya konflik dan ketegangan di berbagai kawasan dunia yang berpotensi berdampak luas. Karena itu, kewaspadaan dan upaya menjaga keselamatan bangsa harus menjadi prioritas bersama.
“Yang paling penting bagi kita adalah bagaimana menyelamatkan negara kita, bangsa kita, rakyat kita, serta umat kita. Itu yang paling pokok,” kata Anwar.
Anwar juga menekankan pentingnya memperkuat kebersamaan nasional. Ia mengajak seluruh komponen bangsa, mulai dari ulama, pemerintah, hingga aparat pertahanan dan keamanan, untuk bersinergi menjaga stabilitas dan keselamatan bangsa.
“Nah, hari ini saya kira momentum terbaik bagi kita sekalian untuk merajut kebersamaan. Antara para ulama dengan umara yang dipimpin oleh Presiden Prabowo, antara kita dengan TNI yang dipimpin Panglima TNI Jenderal Agus, serta Polri yang dipimpin Jenderal Listyo Sigit,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Anwar juga mengajak masyarakat memperbanyak doa dan meningkatkan kedekatan spiritual kepada Tuhan Yang Maha Esa, terutama di bulan suci Ramadan.
Menurutnya, ikhtiar spiritual penting sebagai upaya memohon keselamatan bagi bangsa Indonesia agar terhindar dari berbagai musibah yang terjadi di berbagai belahan dunia.
“Lebih-lebih pada bulan Ramadan ini jangan sampai musibah yang terjadi di berbagai tempat yang berujung pada kesengsaraan itu terjadi di sini. Sangat penting bagi kita semua untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memohon keselamatan bagi pemimpin, rakyat, dan negara kita,” ujar Anwar.
Menutup pernyataannya, Anwar menegaskan bahwa menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, bangsa Indonesia harus memperkuat persatuan dan kebersamaan.
Dengan solidaritas nasional serta doa bersama, ia berharap Indonesia senantiasa mendapatkan perlindungan dan pertolongan dari Tuhan Yang Maha Esa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Iran: Radiasi Nuklir Bisa Hancurkan Negara Teluk
Iran Bantah Tangkap Pilot Jet Tempur AS
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Iran: Radiasi Nuklir Bisa Hancurkan Negara Teluk




