3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Demokrat Desak Investigasi
Rabu, 1 April 2026 | 11:22 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian PBB (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL) di Lebanon Selatan.
Ketiga prajurit tersebut adalah Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya, dan Sertu Ikhwan. Mereka gugur dalam dua insiden pada 29-30 Maret 2026 akibat ledakan dan serangan proyektil di tengah meningkatnya eskalasi keamanan di wilayah tersebut.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan kehilangan ini bukan hanya bagi TNI, tetapi juga seluruh bangsa Indonesia.
“Ini bukan sekadar kehilangan bagi TNI, tetapi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Mereka gugur dalam tugas mulia menjaga perdamaian dunia,” tegas AHY dalam keterangan tertulis, Rabu (1/4/2026).
AHY yang pernah tergabung dalam Kontingen Garuda pada misi UNIFIL tahun 2006 mengaku memahami langsung risiko sekaligus kehormatan dalam tugas perdamaian internasional.
Partai Demokrat juga menyinggung pengalaman sejumlah kadernya dalam misi PBB, termasuk Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang pernah menjabat sebagai chief of military observer di Bosnia pada 1995.
Demokrat menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa para prajurit merupakan pahlawan kemanusiaan.
Partai berlogo bintang mercy tersebut juga mengutuk keras setiap serangan terhadap personel penjaga perdamaian.
“Serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan tidak dapat ditoleransi dalam kondisi apa pun,” tegas AHY.
Demokrat mendesak PBB dan UNIFIL untuk segera melakukan investigasi secara menyeluruh, transparan, dan akuntabel guna mengungkap sumber serangan.
Selain itu, Demokrat menekankan pentingnya peningkatan standar operasional prosedur serta langkah kontinjensi guna menjamin keselamatan prajurit di lapangan.
Partai Demokrat juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan para prajurit yang gugur sebagai syuhada perdamaian.
“Pengorbanan mereka akan selalu menjadi kehormatan bagi bangsa,” tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Iran: Radiasi Nuklir Bisa Hancurkan Negara Teluk
Iran Bantah Tangkap Pilot Jet Tempur AS
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Ratusan Rumah di Bukit Pamulang Indah Masih Terendam Banjir 1 Meter




