Menkes: Kenaikan Kasus Covid-19 Dipicu Varian BA.4 dan BA.5
Senin, 13 Juni 2022 | 15:42 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan kenaikan kasus Covid-19 terjadi di Indonesia serta negara lain dipicu oleh varian baru yakni subvarian Omicron BA.4 dan BA.5. Menkes Budi juga mengatakan, kenaikan kasus Covid-19 saat ini tidak ada kaitan dengan dampak libur hari raya keagamaan.
"Jadi kita kontrol kalau kenaikan (kasus) ini memang dipicu oleh adanya varian baru dan ini juga terjadi di negara-negara di luar Indonesia yang mungkin hari raya keagamaannya berbeda-beda dengan kita. Jadi setiap kali ada varian baru," kata Budi saat memberikan keterangan pers secara daring, Senin (13/6/2022).
Baca Juga: Omicron BA.4 dan BA.5 Lebih Cepat Menular, Cek Gejalanya
Budi juga menyebutkan pihaknya juga mengamati perkembangan kasus Covid-19 di Afrika Selatan (Afsel) asal mula varian BA.4 dan BA.5 pertama kali teridentifikasi.
Adapun hasil pengamatan tim Kemenkes bahwa puncak dari penularan varian BA.4 dan BA.5 sekitar 1/3 dari puncak varian Delta dan Omicron. Adapun varian BA.4 dan BA.5 ini merupakan subvarian dari Omicron.
Baca Juga: Subvarian Omicron, Pelonggaran Lepas Masker Dievaluasi
Selain itu, kasus hospitalisasi 1/3 dari kasus hospitalisasi varian Delta dan Omicron sedangkan kasus kematiannya 1/10 dari kasus kematian pada varian Delta dan Omicron.
"Jadi walaupun BA.4 dan BA.5 ini menyebabkan kenaikan kasus di beberapa negara di dunia, tetapi puncak dari kenaikan kasusnya maupun hospitalisasi, maupun kematiannya jauh lebih rendah dibandingkan varian Omicron yang awal," kata Menkes Budi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




