Anggaran Siluman Pemkot Jakarta Barat Rp 270,83 MiIiar

Kamis, 5 Maret 2015 | 19:26 WIB
DP
B
Penulis: Deti Mega Purnamasari | Editor: B1
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kedua kanan), Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi (kanan), dan Dirjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Reydonnyzar Moenek (kiri), jelang pertemuan mereka terkait kisruh APBD di Jakarta, 5 Maret 2015
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kedua kanan), Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi (kanan), dan Dirjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Reydonnyzar Moenek (kiri), jelang pertemuan mereka terkait kisruh APBD di Jakarta, 5 Maret 2015 (BeritaSatu TV)

Jakarta - Terkait dengan ricuhnya rapat antara Pemprov DKI dengan DPRD DKI Jakarta di Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Kamis (5/3), Wali Kota Jakarta Barat, Anas Effendi, mengirimkan surat pernyataan kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

Surat tersebut disampaikan langsung kepada Basuki oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah pada Kamis (5/3) sore. Dalam surat tersebut, Anas menyatakan bahwa untuk penganggaran tahun 2015, pihaknya mengusulkan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Belanja Langsung Kegiatan kepada SKPD Wali Kota Jakarta Barat sesuai sistem e-budgeting sebesar Rp 131,914 miliar.

"Setelah dilakukan penelitian, ditemukan adanya penambahan anggaran kegiatan sebesar Rp 270,830 miliar yang tidak pernah saya usulkan," ujar Anas dalam suratnya.

Beberapa item yang tidak dianggarkan tersebut, dituliskan Anas dalam suratnya. Di antaranya adalah pengadaan UPS di 56 Kelurahan yang dianggarkan Rp 4,2 miliar per kelurahan atau total Rp 236,32 miliar, pengadaan UPS di delapan kecamatan yang dianggarkan Rp 4,2 miliar per kecamatan atau total Rp 33,76 miliar.

Selanjutnya, yang tidak dianggarkan oleh pihaknya juga meliputi kegiatan penanggulangan kenakalan remaja dan pemuda dalam rangka pembentukan akhlak yang mulia di kalangan remaja dan pemuda tingkat Kota Administrasi Jakarta Barat, serta penguatan mental dan spiritual bagi remaja melalui ESQ Kota Administrasi Jakarta Barat.

Selain itu, sosialisasi bahaya minuman keras dan narkoba di kalangan remaja dan pemuda dengan pendekatan keagamaan tingkat Kota Administrasi Jakarta Barat, workshop dan pengembangan character building untuk meningkatkan mental dan spiritual bagi remaja dan pemuda Jakarta Barat, serta peningkatan wawasan spiritual bagi remaja dan kepemudaan di Jakarta Barat dengan jumlah masing-masing Rp 150 juta.

"Jumlah anggaran siluman di Pemerintah Kota Jakarta Barat mencapai Rp 270,83 miliar," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon