ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BPBD Lumajang Imbau Warga dan Penambang Waspada Banjir Lahar Semeru

Sabtu, 24 Februari 2024 | 19:17 WIB
AK
MF
Penulis: Ahmad Rifqi Danwanus Khalwani | Editor: DIN
Cuaca ekstrem hujan dengan intensitas tinggi sering kali terjadi di wilayah lereng Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu, 24 Februari 2024.
Cuaca ekstrem hujan dengan intensitas tinggi sering kali terjadi di wilayah lereng Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu, 24 Februari 2024. (Beritasatu.com/Ahmad Rifqi Danwanus Khalwani)

Lumajang, Beritasatu.com - Cuaca ekstrem hujan dengan intensitas tinggi sering kali terjadi di wilayah lereng Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur. Hal ini membuat sepanjang daerah aliran sungai waspada banjir lahar hujan.

Meski demikian, warga masih nekat melakukan aktivitas tambang pasir di sepanjang aliran sungai lahar.

Beberapa alat berat excavator dan truk tambang pasir terlihat masih aktif melakukan aktivitas pertambangan di sekitar sungai lahar. Para penambang ini nekat melakukan aktivitas pertambangan di tengah cuaca buruk yang sering melanda wilayah hulu sungai.

ADVERTISEMENT

Potensi bahaya banjir lahar bisa terjadi sewaktu-waktu. Pasalnya, banjir yang terjadi di aliran sungai lahar membawa material sisa erupsi berupa bebatuan dan pasir yang bisa mengancam keselamatan para penambang pasir.

Oleh karena itu, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mengimbau agar masyarakat, terutama para penambang pasir di sepanjang aliran sungai lahar Semeru, agar selalu waspada dan siaga.

“Kami imbau masyarakat untuk selalu waspada dan hati-hati, karena beberapa hari ini sering terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan berdurasi lama,” kata Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo pada Sabtu (24/2/2024).

Sebagai upaya antisipasi, Wawan menyampaikan pihaknya telah menyiagakan sejumlah personel di pos pantau untuk selalu meng-update situasi cuaca di Gunung Semeru selama 24 jam. Oleh sebab itu, ia juga menyampaikan agar warga tidak panik dan selalu memantau situasi dan kondisi cuaca di lereng Semeru setiap harinya.

“Jangan panik, boleh lakukan aktivitas seperti biasa tetapi tetap meningkatkan kewaspadaan,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, masyarakat diminta waspada potensi banjir lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

BPBD Lumajang Siaga Mobil Tangki Hadapi Kemarau Panjang Akibat El Nino

BPBD Lumajang Siaga Mobil Tangki Hadapi Kemarau Panjang Akibat El Nino

JAWA TIMUR
Erupsi Lagi, BPBD Lumajang Minta Warga Menjauhi Gunung Semeru

Erupsi Lagi, BPBD Lumajang Minta Warga Menjauhi Gunung Semeru

JAWA TIMUR
Banjir Lahar Semeru Terjang Lumajang, Warga Nekat Menyeberang

Banjir Lahar Semeru Terjang Lumajang, Warga Nekat Menyeberang

JAWA TIMUR
BPBD Lumajang: 9 Rumah Terendam Banjir Lahar Semeru

BPBD Lumajang: 9 Rumah Terendam Banjir Lahar Semeru

JAWA TIMUR
Lahar Semeru Menerjang Permukiman, 136 Keluarga Terjebak

Lahar Semeru Menerjang Permukiman, 136 Keluarga Terjebak

JAWA TIMUR
Lumajang Siaga Hadapi Dampak La Nina, Warga Diminta Selalu Waspada

Lumajang Siaga Hadapi Dampak La Nina, Warga Diminta Selalu Waspada

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon