BPBD Lumajang Siaga Mobil Tangki Hadapi Kemarau Panjang Akibat El Nino
Minggu, 3 Mei 2026 | 10:16 WIB
Lumajang, Beritasatu.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi fenomena El Niño yang diprediksi terjadi pada pertengahan 2026. Ancaman utama berupa musim kemarau panjang yang bisa memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah rawan kekeringan.
Langkah kesiapsiagaan dilakukan dengan menyiapkan armada tangki air untuk mendukung distribusi air bersih ketika kekeringan mulai meluas saat puncak kemarau.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono, mengatakan pemetaan wilayah rawan terdampak telah dilakukan agar penanganan lebih cepat dan tepat sasaran.
“Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah peningkatan kesiapsiagaan logistik dan armada distribusi air bersih,” ujar Yudhi, Minggu (3/5/2026).
Menurutnya, dampak El Niño tidak hanya memicu cuaca panas berkepanjangan, tetapi juga memengaruhi ketersediaan air bersih dan sektor pertanian. Mitigasi perlu dilakukan sejak dini sebelum musim kemarau mencapai puncaknya.
BPBD Lumajang memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi serta relawan kebencanaan untuk mempercepat respons saat kekeringan terjadi.
BPBD mengimbau masyarakat menghemat air dan menggunakan sumber daya air secara bijak. Kesadaran masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman kemarau panjang.
"Kami imbau warga bisa lebih bijak dalam menggunakan air sesuai kebutuhan masing-masing," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




