ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Di Ambang Kolaps, Kondisi Ekologis IMIP Morowali Perlu Perhatian Pusat

Selasa, 28 Juni 2022 | 16:25 WIB
JM
JM
Penulis: Jeis Montesori | Editor: JEM
Tenaga Ahli Gubernur Sulawesi Tengah Bidang Investasi, Peningkatan Fiskal, dan Stabilitas Ekonomi, Andika.
Tenaga Ahli Gubernur Sulawesi Tengah Bidang Investasi, Peningkatan Fiskal, dan Stabilitas Ekonomi, Andika. (Istimewa)

Palu, Beritasatu.com - Tenaga Ahli Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Bidang Investasi, Peningkatan Fiskal, dan Stabilitas Ekonomi, Andika, menyoroti kegagalan penataan kawasan dan keseimbangan ekologis di lokasi PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Morowali, Kabupaten Morowali, Sulteng.

"Daya dukung ruang, struktur ruang ekologis, sosial di IMIP sudah tidak karu-karuan. Infrastruktur publik, fasilitas sosial, umum dan ekologis sudah di ambang kolaps. Tapi pemerintah pusat tidak memberi perhatian pada hal itu," kata Andika kepada Beritasatu.com, Selasa (28/6/2022).

PT IMIP adalah kawasan industri berbasis pengolahan nikel dengan rantai industri terpanjang di dunia dan memiliki produk utama berupa nikel, stainless steel, dan carbon steel. Industri pendukungnya terentang dari coal power plant, pabrik mangan, silikon, chrome, kapur, kokas, dan lainnya. Pemodal besar nikel asal Tiongkok yang menaruh investasi di IMIP. Kawasan ini pun merajai industri pengelolaan nikel di Indonesia.

Baca Juga: Menaker Resmikan Training Ground di PT IMIP Morowali

ADVERTISEMENT

Menurut Andika, analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) awal IMIP hanya menjangkau area kawasan 2.000 hektare yang beririsan dengan 11 desa lingkar tambang dan kawasan industri. Sekarang, kata dia, kawasan IMIP terus berkembang hingga mencapai 3.600 hektare lahan.

"IMIP telah melampaui kapasitas rencana lingkungan awal. Perkembangannya pesat, 350 perusahaan subkontraktor, 38 tenant, 40 tungku dengan beban limbah slag mencapai 10 juta ton per tahun," ujarnya.

Sementara, lanjut Andika, seluruh royalti dari mulanya Rp 2 triliun meningkat jadi Rp 5 triliun, semuanya dikutip dan mengalir ke kas pemerintah melalui Kementerian Keuangan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Cegah Konflik TKA-TKI, IMIP Wajibkan Pelatihan Bahasa dan Budaya

Cegah Konflik TKA-TKI, IMIP Wajibkan Pelatihan Bahasa dan Budaya

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon