ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Apple Rilis AirTag Baru, Pelacakan Kini Jangkau 50 Persen Lebih Jauh

Selasa, 27 Januari 2026 | 07:52 WIB
TE
TE
Penulis: Tachta Citra Elfira | Editor: TCE
Ilustrasi Apple AirTag.
Ilustrasi Apple AirTag. (Dok Apple/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Apple secara resmi memperkenalkan generasi terbaru AirTag dengan peningkatan signifikan pada akurasi pelacakan, jangkauan bluetooth, dan volume speaker.

Meski membawa berbagai pembaruan teknologi, Apple tetap mempertahankan harga yang sama seperti generasi sebelumnya, yakni US$ 29 (Rp 485.489) untuk satu unit atau US$ 99 (Rp 1,65 juta) untuk paket empat, termasuk opsi ukiran pribadi gratis.

AirTag baru ini ditenagai oleh chip ultra wideband (UWB) generasi kedua, yang memungkinkan kemampuan pelacakan lokasi yang jauh lebih presisi dibandingkan model sebelumnya.

ADVERTISEMENT

Precision Finding Kini Menjangkau 50% Lebih Jauh

Dilansir dari TechCrunch, Selasa (27/1/2026), salah satu peningkatan utama AirTag terbaru terletak pada fitur precision finding. Dengan dukungan chip UWB generasi terbaru, fitur ini kini mampu memandu pengguna menuju barang yang hilang hingga 50% lebih jauh dibandingkan AirTag generasi sebelumnya.

Precision finding memanfaatkan kombinasi umpan balik haptik, visual, dan audio, sehingga pengguna dapat mengikuti petunjuk arah secara intuitif langsung dari perangkat mereka.

Teknologi ini sebelumnya telah menjadi salah satu keunggulan utama AirTag, dan kini semakin diperluas jangkauannya.

Dukungan Apple Watch dan Ekosistem Perangkat Terbaru

Apple juga memperluas kompatibilitas precision finding ke perangkat wearable. Fitur ini kini dapat digunakan melalui Apple Watch Series 9 atau yang lebih baru, serta Apple Watch Ultra 2 atau yang lebih baru, dengan dukungan sistem operasi watchOS 26.2.1.

Chip UWB generasi kedua yang digunakan AirTag ini juga telah diterapkan pada sejumlah perangkat Apple terbaru, termasuk iPhone 17, iPhone Air, Apple Watch Series 11, dan Apple Watch Ultra 3, memperkuat integrasi lintas perangkat dalam ekosistem Apple.

Speaker 50% Lebih Keras dan Jangkauan Bluetooth Lebih Luas

Selain peningkatan akurasi, AirTag generasi terbaru dibekali speaker yang 50% lebih keras dibandingkan pendahulunya. Peningkatan ini memungkinkan suara bip AirTag terdengar hingga dua kali lebih jauh, memudahkan pengguna menemukan barang di sekitar mereka.

Apple juga menyematkan chip bluetooth yang ditingkatkan, yang berfungsi memperluas jangkauan di mana lokasi item dapat terdeteksi oleh jaringan Find My. Kombinasi bluetooth dan UWB ini membuat pelacakan menjadi lebih andal, baik di jarak dekat maupun dalam area yang lebih luas.

Integrasi dengan Share Item Location dan Pelacakan Bagasi

AirTag terbaru tetap terintegrasi dengan fitur share item location di iOS. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk berbagi lokasi AirTag secara sementara dengan pihak ketiga, misalnya keluarga, teman, atau mitra perjalanan.

Saat ini, sekitar 50 maskapai penerbangan telah bermitra dengan Apple untuk mendukung pelacakan bagasi menggunakan AirTag, menjadikannya solusi populer bagi pelancong yang ingin memantau barang bawaan mereka secara real time.

Privasi dan Keamanan Tetap Jadi Fokus Apple

Apple menegaskan AirTag tidak secara fisik menyimpan data lokasi atau riwayat di perangkat. Seluruh komunikasi dalam jaringan Find My dilindungi dengan enkripsi ujung ke ujung, sehingga hanya pemilik yang dapat melihat lokasi AirTag mereka.

Selain itu, AirTag dilengkapi berbagai langkah perlindungan terhadap pelacakan yang tidak diinginkan, termasuk peringatan lintas platform, dan pengidentifikasi bluetooth unik yang sering berubah.

Apple juga telah bermitra dengan Google sejak 2023 untuk mengembangkan standar industri yang bertujuan membatasi penyalahgunaan pelacak lokasi lintas ekosistem.

Tetap Kompatibel dengan Aksesori Lama

Meski membawa peningkatan internal, AirTag generasi terbaru tetap kompatibel dengan seluruh aksesori AirTag yang sudah ada, seperti gantungan kunci, holder, dan aksesori pihak ketiga lainnya. Hal ini memudahkan pengguna lama untuk melakukan upgrade tanpa harus membeli aksesori baru.

Sejak pertama kali diluncurkan pada 2021, AirTag dengan cepat mendominasi pasar pelacak barang berbasis bluetooth. Keberhasilannya sebagian besar didorong oleh besarnya jaringan Find My, yang memanfaatkan basis pengguna iPhone secara global.

Dominasi ini sempat memicu kontroversi. Beberapa pesaing lama, seperti Tile, menuding Apple bersaing secara tidak adil karena mendorong integrasi pelacak pihak ketiga ke dalam aplikasi Find My.

Sementara itu, perusahaan lain seperti Chipolo memilih bekerja sama dengan Apple dan menawarkan produk yang kompatibel dengan iOS dan Android, atau menghadirkan fitur pembeda seperti baterai isi ulang.

Meski persaingan semakin ketat, AirTag tetap menjadi standar utama di segmennya. Perkiraan pihak ketiga menunjukkan hampir 70% pelacak barang yang terjual pada akhir 2024 adalah AirTag, meskipun Apple tidak pernah mengungkapkan angka penjualan resminya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT