Bandara Sultan Hasanuddin Prediksi 30.000 Penumpang Saat Puncak Mudik
Kamis, 12 Maret 2026 | 20:15 WIB
Makassar, Beritasatu.com — Pengelola Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di Makassar memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi pada puncak arus mudik Lebaran tahun ini.
Jumlah penumpang diperkirakan meningkat signifikan seiring tingginya minat masyarakat melakukan perjalanan udara menjelang Hari Raya Idulfitri.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sultan Hasanuddin, Minggus A. T. Gandeguai, mengatakan puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 30.000 orang dalam sehari.
“Pada tanggal 18 (Maret) diperkirakan sekitar 30.000 penumpang. Sementara arus balik diprediksi terjadi pada 29 Maret dengan jumlah penumpang sekitar 35.000 orang,” ujar Minggus, Kamis (12/3/2026).
Menurutnya, sejumlah rute penerbangan menjadi favorit pemudik, terutama menuju Pulau Jawa seperti Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Bahkan beberapa rute tersebut dilaporkan hampir terjual habis.
“Rute yang paling banyak diminati saat ini adalah Jakarta, Surabaya, dan Kendari. Namun tiket yang hampir habis terjual terutama untuk rute ke Jawa seperti Jakarta, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya,” katanya.
Lonjakan penumpang juga dipicu kebijakan pemerintah yang memberikan diskon harga tiket pesawat.
Menurut Minggus, rata-rata potongan harga tiket mencapai sekitar 18% hingga 20% untuk sejumlah rute sehingga mendorong meningkatnya permintaan perjalanan udara.
“Posko tahun ini agak berbeda karena ada kebijakan diskon tiket. Rata-rata per rute hampir 18–20% dan saat ini beberapa rute sudah habis terjual,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pengelola bandara akan membuka posko terpadu dengan melibatkan sekitar 1.300 personel dari berbagai instansi.
Personel tersebut berasal dari Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, BMKG, Basarnas, Jasa Raharja, serta pemerintah provinsi.
“Kami menyiapkan sekitar 1.300 personel untuk mendukung operasional selama periode mudik,” ungkap Minggus.
Selain itu, sejumlah maskapai juga menambah jadwal penerbangan guna memenuhi tingginya permintaan penumpang selama periode mudik Lebaran.
Salah satunya adalah AirAsia yang menambah tiga penerbangan menuju Surabaya serta dua penerbangan tambahan lainnya. Secara keseluruhan, tambahan penerbangan selama periode Lebaran diperkirakan mencapai sekitar 58 extra flight.
Pihak bandara memprediksi peningkatan jumlah penumpang dan penerbangan sekitar 5% dibandingkan periode mudik tahun lalu.
Untuk menjaga kelancaran operasional, pengelola bandara juga berkoordinasi dengan BMKG dalam memantau kondisi cuaca setiap hari serta menyiapkan skema penanganan jika terjadi keterlambatan penerbangan.
Selain itu, pengaturan jalur kendaraan di area kedatangan juga diperbaiki dengan memisahkan jalur penjemputan kendaraan pribadi dan transportasi umum agar pelayanan penumpang lebih tertib dan nyaman selama musim mudik Lebaran.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Trump Sesumbar AS Mudah Buka Selat Hormuz dan Ambil Minyak Iran




