Temukan Selongsong Peluru,Polisi Kejar Pelaku Penembakan di Rest Area Km 45 Tangerang
Kamis, 2 Januari 2025 | 20:24 WIB
Tangerang, Beritasatu.com - Satreskrim Polresta Tangerang masih mengejar pelaku penembakan di minimarket rest area km 45 Tol Tangerang-Merak.
"Motifnya masih kita telusuri, dan kami berkomitmen untuk segera menangkap pelaku," ujar Kapolresta Tangerang Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono kepada media pada Kamis (2/1/2025).
Dikatakan Baktiar, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan secara komprehensif di tempat kejadian perkara (TKP) Desa Pabuaran, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang. "Kami terus melakukan serangkaian penyelidikan secara komprehensif," tegasnya.
Di tempat yang sama, Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Arief Nazarudin Yusuf menyebut saat ini pihaknya sedang mengumpulkan barang bukti dan keterangan para saksi-saksi. "Saat ini sedang mencari saksi untuk mengungkapkan kasus tersebut," ujar Arief.
Arief menjelaskan saat kejadian, terdapat saksi bernisial NN melihat beberapa mobil saling berkejaran dan berhenti di sebuah minimarket rest area km 45, di Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang.
Dikatakan NN, saat memberikan kesaksian, terlihat salah satu mobil minibus berwarna hitam diduga melakukan penembakan kepada korban sebanyak lima kali.
"Korban ada dua, Ilyas Abdurahman (48) luka tembak pada bagian dada dan tangan kiri dan Ramli (60) luka tembak dibawah ketiak kanan," jelas Arief.
Selain NN, keterangan saksi lain, yaitu AM juga menyatakan bahwa kejadian itu bermula dari adanya dugaan penyalahgunaan mobil rental milik keluarga korban. Kemudian, pelaku diduga menggunakan GPS untuk memutuskan jejak kendaraan di Pandeglang. Lalu, korban melacak dan mengejar pelaku sehingga ditemukan mobil Brio orange di depan rest area km 45 tersebut. "Namun, mobil itu diadang pelaku, dan pelaku tiba-tiba menembak secara brutal dan melukai dua korban," ujarnya meniru keterangan saksi.
Akibat insiden ini, korban Ilyas Abdurahman meninggal dunia dan jenazahnya kini berada di RSUD Balaraja untuk dilakukan pemeriksaan forensik oleh dokter Polda Banten. Sementara korban Ramli yang terluka parah dirujuk ke RSCM Jakarta untuk mendapatkan perawatan intensif.
"Dari hasil olah TKP, kami menemukan barang bukti berupa lima selongsong peluru 9 mm merek Luger dan satu unit mobil Brio warna oranye. Kepolisian masih mendalami motif penembakan, yang diduga terkait dengan bisnis mobil rental," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




