ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Belasan Tahun Tak Direnovasi, Atap SD di Pandeglang Ambruk

Selasa, 3 Juni 2025 | 10:53 WIB
B
DM
Penulis: Budiman | Editor: DM
Musibah terjadi di SD Negeri Cikayas 3, Desa Cikayas, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Banten. Atap ruang kelas 2 ambruk pada Senin, 2 Juni 2025 dini hari akibat angin kencang dan kondisi bangunan yang sudah lapuk.
Musibah terjadi di SD Negeri Cikayas 3, Desa Cikayas, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Banten. Atap ruang kelas 2 ambruk pada Senin, 2 Juni 2025 dini hari akibat angin kencang dan kondisi bangunan yang sudah lapuk. (Beritasatu.com/Budiman)

Pandeglang, Beritasatu.com - Musibah terjadi di SD Negeri Cikayas 3, Desa Cikayas, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Banten. Atap ruang kelas 2 ambruk pada Senin (2/6/2025) dini hari akibat angin kencang dan kondisi bangunan yang sudah lapuk.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena ruang kelas dalam keadaan kosong saat insiden terjadi. "Diperkirakan ambruknya tadi malam pukul 02.00 WIB, kebetulan siswa juga tidak ada, jadi kosong," kata Kepala SD Negeri Cikayas 3 Dewi Setiawati, Selasa (3/6/2025).

Pantauan di lokasi menunjukkan reruntuhan atap plafon menghancurkan kursi dan meja belajar. Aktivitas belajar mengajar pun terpaksa dialihkan ke ruang kelas lain karena ruang kelas 2 sudah tak layak digunakan.

ADVERTISEMENT

Dewi mengungkapkan, sejak 2007-2008, sekolah belum pernah mendapatkan pembangunan total, hanya perbaikan kecil yang bersifat sementara. "Kami sudah beberapa kali mengajukan rehab ke dinas, tetapi belum terealisasi," jelasnya.

Kondisi bangunan yang rusak parah tidak hanya terjadi di ruang kelas 2. Dewi menyebut tujuh ruang kelas lainnya juga dalam kondisi memprihatinkan, termasuk perpustakaan sekolah.

Untuk sementara, siswa kelas 2 dipindahkan ke ruang kelas 1 agar proses belajar tetap bisa berjalan, meski dalam kondisi yang tidak ideal. "Saya alihkan dahulu ke ruang kelas 1 karena tidak ada lagi ruang kelas yang layak," ucap Dewi.

Dewi berharap pemerintah daerah segera turun tangan dan melakukan rehabilitasi besar-besaran agar siswa bisa belajar dalam suasana yang aman dan nyaman. “Saya mohon kepada pemerintah untuk segera memperhatikan kondisi sekolah ini yang betul-betul sudah sangat memprihatinkan,” tutupnya.

SD Negeri Cikayas 3 kini menjadi cermin banyaknya sekolah di daerah yang masih menunggu perhatian serius dari pemerintah terkait infrastruktur pendidikan yang layak dan aman.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon