Pilpres 2024, B-Universe Berkomitmen Hadirkan Pemberitaan yang Berimbang
Kamis, 26 Oktober 2023 | 06:14 WIB
Jakarta, Beritasatu com - Executive Chairman B-Universe Enggartiasto Lukita menegaskan komitmen pihaknya untuk menghadirkan pemberitaan yang berimbang bagi tiga pasangan capres dan cawapres di Pilpres 2024.
Hal tersebut juga bertujuan untuk memberikan edukasi dan tidak memperkeruh suasana dalam kontestasi politik menuju kursi RI 1.
"Kami tentu akan memberikan kesempatan yang sama, sesuai dengan ketentuan yang ada dan kami pastikan akan berusaha semaksimal mungkin, untuk membantu memberikan edukasi, tidak membuat suasana semakin panas," kata Enggar dalam acara BNI Investor Daily Summit 2023 di Hutan Kota by Plataran, Senayan, Jakarta, Rabu (25/10/2023).
Enggar berharap pemberitaan seputar pemilu yang ada di platform berita B-Universe mempu memberikan suasana pesta demokrasi yang menggembirakan.
"Tetapi di dalam perjalanannya kita akan berperan semaksimal mungkin untuk membuat suasana pesta ini bisa benar-benar pesta," katanya.
Kegaduhan selama Pemilu 2024 dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap stabilitas ekonomi dan persatuan bangsa. Untuk itu, media mainstream, seperti B-Universe punya peranan yang besar untuk mengantisipasi hal tersebut.
"Jadi pemilihan umum kita lakukan berkali-kali berjalanlah, tidak usah ada hal-hal juga menjadi kekhawatiran. Kita akan mengambil peranan yang besar semaksimal mungkin untuk itu," ujarnya.
Enggar menegaskan, dalam pemberitaannya, media di bawah naungan B-Universe, yakni Investor Daily, Beritasatu.com, Beritasatu TV, dan Jakarta Globe tidak akan menampilkan narasi kampanye yang bermuatan fitnah dan SARA yang disampaikan tim sukses maupun simpatisan.
"Tetapi kita akan memotong dan tidak akan menampilkan mereka saling memfitnah dan kita akan meredam hal-hal seperti itu," ucapnya.
Menurut Enggar, fitnah dan pernyataan bernuansa SARA akan merugikan pasangan calon. Narasi kampanye tersebut sudah tidak laku di Pilpres 2024.
"Kemudian mencari kesalahan hanya untuk memuaskan dan menganggap itu akan mendapatkan elektabilitas yang tinggi, percayalah bahwa itu akan kontraproduktif bagi dirinya, yang diuntungkan yang lain tetapi tidak bagi dirinya. Menjelekkan mencari kelemahan seperti itu tidak lagi pada masanya," imbuhnya.
Kampanye yang baik, menurut Enggar, adalah kampanye yang menampilkan adu ide dan gagasan tentang visi misi dan arah Indonesia ke depannya.
"Kalau seandainya menunjukkan bahwa kelebihannya itu berbagai program visi dan ke mana arah yang akan dibawakan, itu menjadi akan lebih positif," ucapnya.
"Jadi itulah, kita harapkan para kandidat ini menyampaikan. Itulah yang kita harapkan dari masing-masing tim sukses untuk mendorong karena di situlah letak kelebihannya," kata Enggar menambahkan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




