RS Carolus Jadi Bagian Penting dalam Upaya Memutus Rantai Penyebaran Covid-19
Rabu, 17 Maret 2021 | 14:32 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Hingga hari ini, vaksinasi Covid-19 untuk lansia di Kolese Kanisius Jakarta yang dimotori Alumni Kanisius Menteng 64 (AM64) dan Keluarga Besar Kolese Kanisius, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Canisius College Alumni Day (CCAD) 2021, telah memasuki gelombang kedua penyuntikan pertama. Dalam vaksinasi itu, Rumah Sakit (RS) Carolus Jakarta menyumbangkan tenaga kesehatannya untuk memutus mata rantai Covid-19.
Gelombang pertama telah sukses dilaksanakan selama lima hari, 8-13 Maret 2021 lalu dengan realisasi jumlah akseptor mencapai hampir 2.500 lansia. Pada gelombang kedua penyuntikan pertama yang dilaksanakan mulai Selasa (16/3/2021) hingga Kamis (18/3/2021) besok, menargetkan jumlah akseptor sebanyak 2.000 lansia.
Salah satu elemen penting dalam pelaksanaan vaksinasi di Kolese Kanisius sebagaimana juga pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di tempat lainnya, adalah kesigapan para tenaga kesehatan yang terlibat di dalamnya. Mereka terdiri dari para dokter dan perawat atau bidan.
Dalam kegiatan vaksinasi di Kolese Kanisius, para tenaga kesehatan berasal dari RS Carolus, Salemba, Jakarta Pusat. Selain itu, ada pula para dokter yang tergabung dalam komunitas Canimed (komunitas alumni Kanisius yang berprofesi sebagai dokter) turut menyumbangkan tenaga mereka.
Dokter
JC Prihadi, salah seorang perwakilan dari RS Carolus menyatakan, dalam pelaksanaan vaksinasi di Kolese Kanisius tersebut, ada 10 dokter yang bertugas di ruang screening (ruang pemeriksaan kesehatan sebelum akseptor disuntik vaksin). Kemudian, tujuh perawat bertugas melakukan penyuntikan di ruang vaksinasi, dan tiga sampai lima orang dokter bertugas di ruang observasi setelah akseptor mendapat suntikan vaksin.
Selain itu ada satu orang dokter dan satu orang perawat yang bertugas di ICU mini. Ruangan-ruangan tersebut memanfaatkan kelas-kelas dan sport hall (khusus untuk ruang obervasi) di lingkungan sekolah Kanisius yang beralamat di Jalan Menteng Raya 64 Jakarta Pusat.
"Jadi totalnya ada 32 dokter dan 20 orang perawat atau bidan yang bertugas secara bergiliran menangani pelaksanaan vaksinasi ini," papar pria yang akrab disapa Dok Pri yang juga lulusan Kolese Kanisius 1988 itu.
Menurut Dok Pri, RS Carolus saat diajak bergabung oleh AM64 dalam kegiatan vaksinasi Covid-19, kemudian mengajukan diri sebagai penanggungjawab pelaksanaan vaksin sekaligus menjadi rumah sakit rujukan bagi para akseptor vaksin di Kanisius. Dok Pri juga menjelaskan, saat ini RS Carolus sudah memiliki tim vaksinasi untuk para lansia maupun untuk kategori umum.
Berjalan Baik
Direktur Utama RS Carolus, JB Endrotomo, alumni Kanisius angkatan 1985, yang ditemui di lokasi kegiatan menyatakan, pelaksanaan vaksinasi yang dikendalikan oleh para tenaga kesehatan dari RS Carolus ditambah dengan komunitas Canimed sejauh ini telah berjalan dengan baik.
"Saya kira ini adalah salah satu contoh atau model yang memang kita harapkan bersama dan semua berjalan dengan baik. Dan memang kita dari rumah sakit (Carolus) mempunyai komitmen besar menjadi bagian penting dan berperan untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19 ini," ungkap dokter JB Endrotomo.
Dalam kegiatan vaksinasi di Kolese Kanisius ini, para tenaga kesehatan mulai berada di lokasi kegiatan vaksinasi sejak pukul 08.00 atau setengah jam sebelum proses registrasi dimulai. Para nakes sengaja datang lebih awal untuk mempersiapkan segala sesuatunya.
"Mereka bertugas sampai sekitar pukul 05.00 atau malah pukul 06.00 sore saat jumlah peserta vaksinasi bertambah seperti hari Sabtu (13/3/2021) kemarin," ujar Dok Pri. Waktu istirahat buat para tenaga kesehatan adalah pukul 12.00-13.00.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




