ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kabar Baik! BPS Umumkan Inflasi November Melandai Jadi 5,4%

Kamis, 1 Desember 2022 | 12:03 WIB
AK
WP
Penulis: Arnoldus Kristianus | Editor: WBP
Pekerja membawa telur ayam di pasar tradisional di kawasan Jakarta Selatan, Senin, 12 September 2022.
Pekerja membawa telur ayam di pasar tradisional di kawasan Jakarta Selatan, Senin, 12 September 2022. (BeritaSatu/Joanito de Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi Novemver 2022 year-on-year (y-on-y) sebesar 5,42% atau lebih rendah pada Oktober yang tercatat 5,71%. Inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Selor sebesar 9,20%.

"Pada November 2022 terjadi inflasi year on year (yony) sebesar 5,42 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,85," demikian data resmi BPS Kamis (1/12/2022).

Inflasi terjadi karena kenaikan harga sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 5,87%; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,53%; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 3,24%; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 4,96%.

Berikutnya kelompok kesehatan sebesar 2,90%; kelompok transportasi sebesar 15,45%; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,90%; kelompok pendidikan sebesar 2,76%; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 4,59%; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 5,48%.

ADVERTISEMENT

"Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,40%," kata BPS.

BPS menyatakan tingkat inflasi month to month (mtom) November 2022 sebesar 0,09% dan tingkat inflasi year to date (ytod) November 2022 sebesar 4,82%. "Tingkat inflasi y-on-y komponen inti November 2022 sebesar 3,30%, inflasi mtom sebesar 0,15%, dan inflasi ytod sebesar 3,13%," kata BPS.

Inflasi yoy tertinggi terjadi di Tanjung Selor sebesar 9,20% dengan IHK sebesar 113,02 dan terendah terjadi di Ternate sebesar 3,26 persen dengan IHK sebesar 110,96.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pelemahan Rupiah Dinilai Mulai Tekan Harga Pangan hingga BBM

Pelemahan Rupiah Dinilai Mulai Tekan Harga Pangan hingga BBM

EKONOMI
Ekonom Minta Pemerintah Fokus Perkuat Produksi dan Investasi

Ekonom Minta Pemerintah Fokus Perkuat Produksi dan Investasi

EKONOMI
Purbaya: Inflasi 2,42% Terkendali Berkat Intervensi Harga Energi

Purbaya: Inflasi 2,42% Terkendali Berkat Intervensi Harga Energi

EKONOMI
BPS Sebut Andil Kenaikan BBM pada Inflasi Masih Kecil

BPS Sebut Andil Kenaikan BBM pada Inflasi Masih Kecil

EKONOMI
Inflasi April 0,13 Persen, Tiket Pesawat dan BBM Jadi Pemicu

Inflasi April 0,13 Persen, Tiket Pesawat dan BBM Jadi Pemicu

EKONOMI
BBM Nonsubsidi Naik, BI Sebut Dampaknya Minim ke Inflasi

BBM Nonsubsidi Naik, BI Sebut Dampaknya Minim ke Inflasi

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon