Wamenkeu: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,3 Persen Masih Visible
Jumat, 13 Januari 2023 | 11:38 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara mengakui mengakui tantangan yang dihadapi ekonomi Indonesia pada tahun ini tidak lebih mudah dibandingkan tahun lalu, seiring gejolak ekonomi global yang terus meningkat.
"Namun demikian, pemerintah meyakini kinerja ekonomi Indonesia pada tahun ini kian menguat dibandingkan tahun lalu," kata Suahasil Nazara, dalam wawancara khusus dengan Investor Daily, di Jakarta, Kamis (12/1/2023).
Suahasil Nazara memastikan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan terus mewaspadai berbagai perkembangan di global untuk menyiapkan berbagai strategi untuk dapat meminimalkan dampak rambatan gejolak global terhadap kinerja ekonomi Indonesia.
Apalagi, lanjut dia, akselerasi pemulihan ekonomi yang sudah bangkit di tahun lalu akan terus berlanjut di tahun ini. Katalis positif ini diyakini akan mengerek mobilitas masyarakat yang lebih besar. "Alhasil sisi konsumsi rumah tangga hingga penerimaan negara khususnya pajak akan turut terkerek," imbuhnya.
Menurut Suahasil, titik optimistis berasal dari sisi aktivitas ekonomi masyarakat yang terus bergerak. "Jika masyarakat terus melakukan aktivitas, maka otomatis penerimaan negara terkumpul dan masyarakat dapat income. Kami optimistis kegiatan ekonomi 2023 akan lebih semarak dari tahun lalu," tandasnya.
Suahasil menjelaskan, asumsi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini sebesar 5,3 persen year on year (yoy) telah mempertimbangkan banyak aspek. Target pertumbuhan ekonomi ini, lanjut dia, diyakini masih ada potensi untuk tercapai.
"Kita tidak memungkiri, tekanan gejolak global hingga ancaman resesi global terus membayangi. Namun, komponen hingga sektor penopang ekonomi domestik sendiri kita lihat semakin kuat," tegasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




