ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wamenkeu: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,3 Persen Masih Visible

Jumat, 13 Januari 2023 | 11:38 WIB
TP
FH
Penulis: Triyan Pangastuti | Editor: FER
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengikuti rapat kerja dengan Badan Legislasi DPR RI di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (18/8/2022).
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengikuti rapat kerja dengan Badan Legislasi DPR RI di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (18/8/2022). (BeritaSatu Photo/Ruht Semiono¹¹)

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara mengakui mengakui tantangan yang dihadapi ekonomi Indonesia pada tahun ini tidak lebih mudah dibandingkan tahun lalu, seiring gejolak ekonomi global yang terus meningkat.

"Namun demikian, pemerintah meyakini kinerja ekonomi Indonesia pada tahun ini kian menguat dibandingkan tahun lalu," kata Suahasil Nazara, dalam wawancara khusus dengan Investor Daily, di Jakarta, Kamis (12/1/2023).

Suahasil Nazara memastikan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan terus mewaspadai berbagai perkembangan di global untuk menyiapkan berbagai strategi untuk dapat meminimalkan dampak rambatan gejolak global terhadap kinerja ekonomi Indonesia.

ADVERTISEMENT

Apalagi, lanjut dia, akselerasi pemulihan ekonomi yang sudah bangkit di tahun lalu akan terus berlanjut di tahun ini. Katalis positif ini diyakini akan mengerek mobilitas masyarakat yang lebih besar. "Alhasil sisi konsumsi rumah tangga hingga penerimaan negara khususnya pajak akan turut terkerek," imbuhnya.

Menurut Suahasil, titik optimistis berasal dari sisi aktivitas ekonomi masyarakat yang terus bergerak. "Jika masyarakat terus melakukan aktivitas, maka otomatis penerimaan negara terkumpul dan masyarakat dapat income. Kami optimistis kegiatan ekonomi 2023 akan lebih semarak dari tahun lalu," tandasnya.

Suahasil menjelaskan, asumsi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini sebesar 5,3 persen year on year (yoy) telah mempertimbangkan banyak aspek. Target pertumbuhan ekonomi ini, lanjut dia, diyakini masih ada potensi untuk tercapai.

"Kita tidak memungkiri, tekanan gejolak global hingga ancaman resesi global terus membayangi. Namun, komponen hingga sektor penopang ekonomi domestik sendiri kita lihat semakin kuat," tegasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ekonomi Naik, Daya Beli Terjepit

Ekonomi Naik, Daya Beli Terjepit

B-PLUS
Ekonom Dorong Reindustrialisasi untuk Perluas Kerja Formal RI

Ekonom Dorong Reindustrialisasi untuk Perluas Kerja Formal RI

EKONOMI
Purbaya Yakin Ekonomi Semester II 2026 Tumbuh di Atas 5,5 Peren

Purbaya Yakin Ekonomi Semester II 2026 Tumbuh di Atas 5,5 Peren

EKONOMI
Ekonom Ungkap Tantangan Kejar Target Ekonomi Tumbuh 6 Persen pada 2026

Ekonom Ungkap Tantangan Kejar Target Ekonomi Tumbuh 6 Persen pada 2026

EKONOMI
Kelas Menengah Menyusut, Pertumbuhan Ekonomi RI Dinilai Rapuh

Kelas Menengah Menyusut, Pertumbuhan Ekonomi RI Dinilai Rapuh

EKONOMI
Purbaya Bingung Ekonomi Tinggi Diributkan, Jelek Dikritik

Purbaya Bingung Ekonomi Tinggi Diributkan, Jelek Dikritik

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon