ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ekonom: Regulasi Penerima Bunga 0% UMKM Harus Diatur Ketat

Selasa, 21 Februari 2023 | 19:50 WIB
AP
FH
Penulis: Agnes Tahir Purba | Editor: FER
Ilustrasi UMKM.
Ilustrasi UMKM. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede meminta pemerintah membuat regulasi ketat bagi penerima bunga kredit nol persen UMKM jika wacana tersebut berhasil direalisasikan.

Josua menilai usulan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir terkait bunga nol persen bagi UMKM sebetulnya dapat diterima dan didukung oleh perbankan. Namun, prinsip manajemen resiko harus menjadi aspek dasar yang tidak boleh dilupakan dalam mewujudkannya.

"Prinsip kehati-hatian sangat penting sekali dalam hal manajemen resiko, jangan sampai dilupakan. Karena, tadi kita berharap sekalipun dukungan pada inklusif UMKM, jangan sampai disalahgunakan untuk hal-hal tidak produktif. Ujungnya malah kontraproduktif dari inisiatif awal," kata Josua Pardede dalam wawancara via zoom dengan jurnalis B-Universe, Selasa (21/2/2023).

ADVERTISEMENT

Josua menjelaskan, beberapa bentuk upaya preventif agar bunga 0% pada UMKM tidak disalahgunakan adalah dengan menggunakan artificial intelegence (AI) atau kecerdasan buatan. AI merupakan sebuah sistem komputer yang mampu melakukan tugas yang pada umumnya membutuhkan kecerdasan manusia.

Kedua, menggunakan machine learning agar bisa membaca kebutuhan permodalan seberapa besar dari pelaku UMKM. Machine learning merupakan ilmu pengembangan algoritma dan model secara statistik yang digunakan sistem komputer untuk menjalankan tugas tanpa instruksi eksplisit, mengandalkan pola serta inferensi sebagai gantinya.

"Sudah era digital, perlu implementasi bisa lihat dari sisi arus kasnya, dari sisi rekening pelaku usaha ini bisa terbaca dari AI sehingga nanti dalam hal pemantauan resiko akan lebih terukur dan termonitor," jelas Josua.

Josua menilai, hingga kini pembinaan kepada UMKM masih terbatas dan belum dilakukan secara maksimal. Ia berharap ke depan, pemerintah dan lembaga pembiayaan perlu turut mengecek kualitas produk termasuk packaging, kualitas produk, dan konsistensi pelaku usaha dalam mengikuti pembinaan.

Untuk diketahui, Menteri BUMN Erick Thohir ingin usulan bunga nol persen bagi pelaku UMKM dapat selesai dibahas bersama Bank Indonesia (BI) dalam sebulan ke depan.

Menurut Erick Thohir, UMKM memiliki peran besar dalam menopang perekonomian nasional. Sementara porsi pembiayaan dari lembaga pembiayaan dan perbankan untuk UMKM baru sekitar 21% atau lebih rendah dibandingkan dengan negara tetangga. BUMN hendak meningkatkan porsi pembiayaan tersebut dengan target minimal 30% pada tahun depan.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Prabowo Panggil Cak Imin ke Istana Bahas Soal Kemiskinan hingga UMKM

Prabowo Panggil Cak Imin ke Istana Bahas Soal Kemiskinan hingga UMKM

EKONOMI
Kisah Lilis si Ibu Rumah Tangga: Ubah Limbah Jadi Harapan Ekonomi

Kisah Lilis si Ibu Rumah Tangga: Ubah Limbah Jadi Harapan Ekonomi

EKONOMI
AstraPay Perkuat Inklusi Keuangan dan Digitalisasi UMKM di Momentum HUT ke-6

AstraPay Perkuat Inklusi Keuangan dan Digitalisasi UMKM di Momentum HUT ke-6

EKONOMI
Revisi Aturan E-Commerce Akan Perbesar Ruang Promosi Produk Lokal

Revisi Aturan E-Commerce Akan Perbesar Ruang Promosi Produk Lokal

EKONOMI
Pemerintah Siapkan Revisi Aturan E-Commerce Merespons Keluhan UMKM

Pemerintah Siapkan Revisi Aturan E-Commerce Merespons Keluhan UMKM

EKONOMI
OJK Panggil KoinP2P Soal Kewajiban kepada para Lender

OJK Panggil KoinP2P Soal Kewajiban kepada para Lender

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon