Sebanyak 43 Perusahaan Antre IPO, 10% di Antaranya UMKM
Minggu, 11 Juni 2023 | 17:09 WIB
Lebih lanjut, hari ini BEI akan mencatatkan PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI) sebagai perusahaan ke-41 di BEI. Sebagai informasi, calon emiten yang bergerak sebagai produsen makanan ringan, itu mantap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak 1 miliar saham atau 10,41%. Saham-saham tersebut terdiri dari 450 juta saham baru dan 550 juta saham milik PT Karya Nusa Persada (KNP) atau saham divestasi.
Perseroan mematok harga IPO Rp 100 per saham di mana masa penawaran umumnya berlangsung pada 6-8 Juni 2023 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 Juni. Total dana yang bakal diraih MAXI dari IPO mencapai Rp 100 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Shinhan Sekuritas Indonesia.
Maxindo Karya Anugerah secara bersamaan menerbitkan sebanyak-banyaknya 1 miliar waran seri I. waran seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham yang ditawarkan. Setiap pemegang 1 saham yang ditawarkan berhak memperoleh 1 waran seri I.
Di mana setiap pemegang 1 waran seri I bisa menebus 1 saham dengan harga pelaksanaan Rp 100. Total dana dari waran seri I adalah sebanyak-banyaknya Rp 100 miliar.
Seluruh dana yang diperoleh dari IPO ini, setelah dikurangi seluruh biaya-biaya emisi saham akan digunakan untuk modal kerja perseroan.
Adapun modal kerja yang dimaksud adalah terkait dengan pembayaran untuk pembelian bahan baku baik bahan baku langsung maupun bahan baku pembantu, upah tenaga kerja, biaya penjualan dan pemasaran, biaya perawatan dan utilitas, serta biaya untuk keperluan kantor. Sedangkan seluruh dana yang diperoleh dari pelaksanaan waran seri I, akan digunakan juga untuk modal kerja perseroan.
Sedangkan perusahaan ke-42 yakni PT Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk (KLAS) mantap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak 540 juta saham atau 24,94% di harga Rp 146 per saham. Masa penawaran umumnya berlangsung pada 6-8 Juni 2023 dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 Juni. Perseroan bakal meraih dana Rp 78,84 miliar dari aksi yang dikawal Panin Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Pelayaran Kurnia Lautan Semesta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran angkutan laut dengan armada kapal tongkang. Saat ini perseroan mengoperasikan 4 set armada tug boat dan tongkang.
Perseroan melayani pengangkutan barang komoditas seperti pasir kuarsa, nikel, dan sebagainya. Perseroan melalui perusahaan anak juga memiliki kegiatan usaha penggalian kuarsa, penjualan kaca lembaran, penyewaan alat berat, dan penyewaan dump truk untuk mendukung kegiatan operasional pertambangan.
Dana dari IPO rencananya akan digunakan sekitar 70,74% untuk pembelian 4 set kapal (tugboat) dan tongkang (barge); 14,65% akan digunakan oleh perseroan untuk penyetoran modal kepada anak usaha, yaitu PT Karya Cipta Lahanindo (KCL); sekitar 14,61% untuk modal kerja.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




