Industri Real Estat Berkontribusi hingga Rp 2.800 Triliun Per Tahun ke PDB
Rabu, 9 Agustus 2023 | 11:35 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah perlambatan ekonomi global, sektor properti, real estat, dan konstruksi termasuk yang tangguh dan semakin kompetitif. Bahkan kontribusi sektor real estat pada 2018-2022 mencapai Rp 2.300-Rp 2.800 triliun per tahun, sehingga memberikan kontribusi sebesar 16% pada produk domestik bruto atau PDB.
Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri Musyawarah Nasional (munas) Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (REI) 2023 di Hotel Sheraton, Jakarta Selatan, Rabu (9/8/2023).
"Kalau kita lihat kontribusi 2018-2022, setiap tahunnya mencapai Rp 2.300-Rp 2.800 triliun. Sangat besar sekali dan memberikan kontribusi 16% terhadap PDB ekonomi. Tenaga kerja yang tersangkut dalam perputaran di ekonomi REI mencapai 13-19 juta orang, ini juga sangat banyak sekali," kata Jokowi dalam sambutannya.
Sektor properti, real estat, dan konstruksi juga memberikan multiplier effect yang besar.
"Multiplier effect-nya ke 185 sub-sektor industri lainnya, ini juga banyak sekali. Tidak ada industri lain yang semasif ini efeknya, yang ada hanya di properti, real estat, dan konstruksi," kata Jokowi.
Jokowi mencontohkan, sektor real estat berpengaruh terhadap industri material, furnitur, elektronik, dan jasa.
"Semua industri tersangkut di sini, semen, batu bata, besi, cat, semuanya bergerak kalau industri properti dan real estate bergerak. Jangan lupa industri jasa dari yang namanya tukang listrik, tukang sampah, tukang kebun, sedot wc, semuanya bergerak," kata Jokowi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




