ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Profil Mantan Raja Kripto Sam Bankman-Fried yang Kini di Balik Jeruji

Kamis, 5 Oktober 2023 | 20:47 WIB
IH
TE
Penulis: Ikmal Fauzan Hanif | Editor: TCE
CEO dan pendiri FTX, Sam Bankman-Fried.
CEO dan pendiri FTX, Sam Bankman-Fried. (Dok. FTX)

Jakarta, Beritasatu.com - Pendiri salah satu bursa perdagangan kripto terbesar di dunia FTX, Sam Bankman-Fried sedang menghadapi kasus hukum.

Dia diduga mencuri miliaran dolar milik pelanggan dan investor. Kasus Sam Bankman-Fried, diklaim sebagai penipuan terbesar dalam sejarah Amerika Serikat (AS).

Profil Sam Bankman-Fried
Sam Bankman-Fried lahir pada 6 Maret 1992 di Stanford, California, AS, dari pasangan Barbara Fried dan Joseph Bankman. Keduanya merupakan profesor hukum di Universitas Stanford.

Sejak remaja, Sam Bankman-Fried merupakan anak yang berbakat. Dia memulai pendidikannya di sekolah menengah atas (SMA) Crystal Springs Uplands School. Kemudian, ia melanjutkan kuliah di Massachusetts Institute of Technology (MIT), dan lulus dengan gelar sarjana pada 2014.

ADVERTISEMENT

Perjalanan Karier
Pria berusia 31 tahun itu memulai kariernya dengan bekerja di Jane Street Capital, sebuah perusahaan yang berspesialisasi dalam ekuitas, dan obligasi.

Sam Bankman-Fried memilih untuk keluar dari pekerjaannya, karena berambisi ingin menghasilkan lebih banyak uang. Pada 2017, ia lalu mendirikan perusahaan pertamanya yang diberi nama Alameda Research.

Alameda Research merupakan firma perdagangan mata uang kripto, yang didirikan bersama Tara Mac Aulay. Dua tahun kemudian, Sam Bankman-Fried mendirikan FTX.

Melalui FTX pengguna bisa melakukan transaksi jual beli aset kripto, seperti bitcoin, dan lainnya. Sam Bankman-Fried berhasil mengembangkan FTX menjadi salah satu bursa yang terkenal dalam industri kripto.

Dilansir dari Forbes, investor menilai operasi FTX di Amerika pada 2022 mencapai US$ 40 miliar. Sam Bankman-Fried juga menjadi salah satu orang terkaya di industri kripto.

Sebagian kekayaannya tersebut diperkirakan mencapai US$ 26,5 miliar, yang terdiri dari kepemilikan FTX dan token kripto FTT-nya.

Kehancuran Karier Sam Bankman-Fried
Kehancuran Sam Bankman-Fried dimulai ketika runtuhnya Alameda Research yang menjadi efek domino ke FTX pada November 2022.

Krisis likuiditas dan penggunaan uang perusahaan oleh Sam Bankman-Fried diduga menjadi penyebab utama kehancuran tersebut.

Dia didakwa melakukan penipuan miliaran dolar dari pengguna platform FTX, dan diduga menggunakannya untuk kepentingan pribadi. Sam Bankman-Fried menyangkal semua tuduhan tersebut.

Dilansir dari BBC Internasional, Departemen Kehakiman AS menuduh Sam Bankman-Fried menggunakan dana pengguna FTX untuk membeli properti pribadi, dan sumbangan politik

Saat ini Sam Bankman-Fried telah dikirim ke penjara sambil menjalani sidangnya di Manhattan, dan diperkirakan akan memakan waktu sekitar 6 minggu.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon