ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Indonesia Ajak Brasil Investasi di Peternakan Sapi

Senin, 9 Oktober 2023 | 16:45 WIB
JS
H
Penulis: Jayanty Nada Shofa | Editor: HE
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kanan) memberi keterangan pers seusai pertemuan dengan Menlu Brasil Mauro Vieira (kiri), Jakarta, Senin, 9 Oktober 2023.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kanan) memberi keterangan pers seusai pertemuan dengan Menlu Brasil Mauro Vieira (kiri), Jakarta, Senin, 9 Oktober 2023. (Beritasatu.com/Jayanty Nada Shofa)

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia mengajak Brasil untuk berinvestasi dalam sektor peternakan sapi di Indonesia, sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengendalikan harga daging dan membangun ketahanan pangan. Di sisi lain, kerja sama dalam investasi peternakan sapi akan mempererat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Brasil.

"Kami mendorong Brasil untuk berinvestasi dalam peternakan sapi di Indonesia," kata Retno dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan dengan Menlu Brasil Mauro Vieira, di Jakarta, Senin (9/10/2023).

Selain itu, Indonesia juga mengajak Brasil untuk bersama-sama membangun produksi vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK), penyakit menular yang dapat menyerang sapi.

ADVERTISEMENT

Retno juga menegaskan, ketahanan pangan harus menjadi salah satu prioritas dalam hubungan antara Indonesia dan Brasil.

Meskipun dalam konferensi pers tersebut Menlu Vieira tidak memberikan komentar langsung tentang investasi dalam peternakan sapi atau produksi vaksin PMK, ia menegaskan Brasil akan mendukung upaya Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan.

"Sebagai pemasok pangan yang dapat diandalkan, saya menekankan potensi yang bisa ditawarkan Brasil untuk memperluas ekspor daging ke Indonesia," ujar Vieira.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengunjungi Brasil sebagai bagian dari upaya untuk mencari pemasok daging bagi Indonesia selain dari Australia dan India.

Luhut menyampaikan, Brasil telah setuju untuk tidak hanya mengekspor daging sapi ke Indonesia, tetapi juga sapi pejantan dan anak sapi untuk program pembiakan dalam negeri. Ia juga menekankan bahwa semua sapi yang diimpor dari Brasil akan melewati prosedur karantina, sehingga aman dari PMK.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Indonesia mengimpor sekitar 225.650 ton daging sapi pada 2022, mayoritas berasal dari Australia (105.756 ton), diikuti oleh India (77.515 ton), dan Amerika Serikat (20.106 ton).

Dilansir dari data perusahaan pertanian Tridge, ekspor daging sapi Brasil mencapai rekor dalam hal nilai dan volume pada tahun 2022, dengan ekspor daging sapi segar/beku mencapai US$ 11,8 miliar dan volume hampir 2 juta ton.

Pemerintah Indonesia mencatat perdagangan antara Indonesia dan Brasil meningkat dari US$ 4,1 miliar pada 2021 menjadi US$ 5,4 miliar pada 2022.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pemerintah Kembangkan Peternakan Sapi di Lahan Transmigrasi

Pemerintah Kembangkan Peternakan Sapi di Lahan Transmigrasi

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon