Penetrasi Kewirausahaan Baru 3,47 Persen, Digitalisasi Jadi Kunci UMKM Naik Kelas
Selasa, 31 Oktober 2023 | 10:07 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Digitalisasi menjadi kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan diri dan naik kelas mengingat tingkat kewirausahaan di Indonesia baru mencapai 3,47% dari total penduduk, di bawah target nasional 3,95% pada 2024. Pemanfaatan video pendek bisa dijadikan solusi efektif dalam memasarkan produk UMKM.
"Dalam upaya mendorong pertumbuhan UMKM, pemerintah sedang menggalakkan kolaborasi antara pelaku usaha ini dengan penyedia platform digital," kata Leonard Theosabrata, Direktur Utama SMESCO Indonesia, dalam konferensi pers "Indonesia Digital MeetUp 2023" seperti dilaporkan Antara pada Senin (30/10/2023).
Menurut data Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tahun 2022, tingkat kewirausahaan di Indonesia masih sekitar 3,47% dari total penduduk. Sementara target pemerintah adalah 3,95% pada tahun 2024, sesuai dengan Perpres Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional.
"Dalam rangka mencapai target ini, diperlukan kolaborasi antara pelaku usaha dengan berbagai pihak, termasuk platform digital untuk mendorong pertumbuhan wirausaha Indonesia," tambah Leonard.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pemasaran SnackVideo Indonesia, Dina Bhirawa, menyatakan bahwa platform video pendek tersebut membuka peluang kolaborasi dengan individu, komunitas, dan pelaku usaha termasuk UMKM. Kolaborasi ini dirancang untuk mendukung pertumbuhan jumlah pengusaha di Indonesia. "Kami ingin membantu UMKM berkembang melalui strategi pemasaran digital," ungkapnya.
Pada kuartal III 2023 (Juli-September), jumlah UMKM yang mempromosikan produknya di SnackVideo meningkat hingga 135% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini terjadi karena banyak UMKM menyadari bahwa konten video pendek di SnackVideo relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Saat ini, terdapat 43 juta pengguna aktif bulanan SnackVideo di seluruh Indonesia, mayoritas berasal dari generasi millenial dan gen Z.
"Tim kami membantu UMKM mengarahkan strategi promosi dengan tepat sasaran, seperti memilih pengguna SnackVideo yang sesuai demografi UMKM, di antaranya usia, jenis kelamin, dan lokasi geografis," jelas Dina.
Riset terbaru berjudul "Indonesia Short Video White Paper 2023", yang disusun oleh Ipsos dan SnackVideo, menunjukkan bahwa penetrasi video pendek dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia mencapai 70%. Menariknya, masyarakat tidak hanya menonton video pendek untuk menghabiskan waktu luang (56%) atau hiburan (53%), namun juga sebagai sarana berbelanja (22%). Hal ini menandakan bahwa video pendek memiliki dampak signifikan dalam membentuk perilaku konsumen di Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




