Harga ekspor karet belum beranjak
Selasa, 9 Agustus 2011 | 11:30 WIBKrisis keuangan dan tertekannya harga minyak menjadi penyebab rendahnya harga karet
Harga ekspor karet Indonesia atau Standard Indonesia Rubber 20 masih berkutat di level rendah. Kekhawatiran krisis global menjadi pemicunya.
"Krisis keuangan global dan tertekannya harga minyak mentah dunia menjadi penyebab rendahnya harga ekspor karet nasional," kata Sekretaris Eksekutif Gabungan Perusahaan Indonesia [Gapkindo] Sumut Edy Irwansyah di Medan, Selasa seperti dikutip Antara.
Per 8 Agustus harganya masih di kisaran US$ 4,608 per kilogram [kg] untuk pengiriman bulan September, sehingga harga bahan olahan karet di pabrikan lokal masih stabil di Rp 34.100 – Rp 36.100 per kg. Padahal harga ekspor karet di 2 Agustus masih di level US$ 4,707 per kilogram [kg] umtuk pengapalan bulan yang sama. Meski sedikit tertekan, kata dia, namun harga itu dinilai masih lebih tinggi dibandingkan Agustus 2010.
Menurut dia, pengaruh banjir di negara produsen utama karet yakni Thailand belum mampu mendongkrak harga komodiitas itu. Namun, harga ekspor karet diperkirakan bergerak naik jelang akhir tahun dengan asumsi permintaan untuk stok akhir tahun dan awal 2012 meningkat. "Mudah-mudahan saja, harga ekspor naik lagi," kata Edy.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Suharno, menyebutkan, meski nilai ekspor karet pada Juni turun 8,31 persen dari Mei menjadi US$ 272,320 juta, tetapi secara global pada semester I 2011, devisa dari golongan barang itu naik 69,90 persen atau senilai US$ 1,889 miliar.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Suharno, menyebutkan, meski nilai ekspor karet pada Juni turun 8,31 persen dari Mei menjadi US$ 272,320 juta, tetapi secara global pada semester I 2011, devisa dari golongan barang itu naik 69,90 persen atau senilai US$ 1,889 miliar.
Nilai ekspor karet dan barang dari karet itu menempati posisi kedua pemasok devisa terbesar Sumut. Adapun kontribusi terbesar adalah lemak dan minyak hewan/nabati.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




