ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BI Berikan Penghargaan kepada Pelapor Terbaik

Selasa, 2 Desember 2014 | 14:31 WIB
RS
FB
Penulis: Ridho Syukro | Editor: FMB
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menyampaikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia di Jakarta, Selasa (18/11).
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menyampaikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia di Jakarta, Selasa (18/11). (Antara/Puspa Perwitasari)

Jakarta - Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo memberikan penghargaan kepada para pelapor terbaik yang terdiri dari bank maupun lembaga bukan bank dalam acara "Temu Akhir Tahun 2014".

Penghargaan tersebut merupakan wujud apresiasi BI kepada para pelapor yang berkontribusi dalam melaporkan data secara akurat dan tepat waktu. Laporan tersebut meliputi Lalu Lintas Devisa (LLD), Devisa Hasil Ekspor (DHE), Sistem Informasi Debitur (SID) dan Laporan Bulanan Bank Umum (LBU).

"Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar besarnya kepada para pelapor yang secara tertib dan taat menyampaikan laporan sesuai undang-undang," ujar dia dalam acara "Temu Akhir 2014" di Gedung BI, Jakarta, Selasa (2/12).

Dia mengatakan BI juga menghimbau kepada perusahaan yang belum menyampaikan laporan untuk segera menyampaikan pelaporan karena hasil laporan berguna untuk kepentingan negara.

ADVERTISEMENT

Menurut dia selain berguna bagi pengambilan kebijakan BI di bidang moneter, makroprudensial maupun sistem pembayaran, data hasil laporan juga akan digunakan untuk penyusunan statistik seperti statistik neraca pembayaran, statistik posisi investasi internasional indonesia, statistik utang luar negeri.

Perkembangan pelaporan LLD, DHE, SID dan LBU juga menunjukan hasil yang terus membaik. Per Oktober 2014 tercatat 119 pelapor LLD dari bank yang merupakan jumlah seluruh bank yang beroperasi di Indonesia. Adapun pelapor LLD yang berasal dari lembaga bukan bank tercatat 2.420 pelapor, bertambah dari posisi Desember 2013 yang hanya berjumlah 2.383 pelapor.

Pada periode yang sama, pelapor LLD luar negeri meningkat jumlahnya dari 2.273 pelapor menjadi 2.449 pelapor.

Per Oktober 2014, tercatat 2.104 pelapor DHE dari Bank dan 201.332 pelapor DHE dari eksportir sedangkan untuk SID tercatat 1.478 pelapor meningkat dari posisi Desember 2013 berjumlah 1.435 pelapor sementara itu, untuk pelapor LBU tercatat 3.065 pelapor meningkat jika dibandingkan posisi Desember 2013 berjumlah 3.019 pelapor.

Berikut beberapa penerima penghargaan.

Pelapor Lalu Lintas Devisa (LLD) Bank : Bank Sumitomo Mitsui Indonesia, Citibank, Bank Internasional Indonesia.

Pelapor LLD Lembaga Bukan Bank : PT. Indo Bharat Rayon, PT. Garuda Indonesia, dan ExxonMobil Oil Indonesia.

Pelapor LLD Utang Luar Negeri : PT. Oto Multiartha, PT. Master Steel Manufactory, dan PT. Astra Sedaya Finance.

Pelapor Devisa Hasil Ekspor (DHE) Bak : PT. Bank Negara Indonesia, The Hongkong and Shanghai Banking, The Bank of Tokyo.

Pelapor DHE Eksportit : PT. Musim Mas, PT. Adaro Indonesia, dan PT. Indonesia Asahan Aluminium.

Pelapor Sistem Informasi Debitur : PT. BPR BKK Purbalingga, PT. Aeon Credit Service Indonesia dan PD BPR Bank Bapas 69.

Dan Pelapor Laporan Bulanan Bank Umum (LBU) : PT. Bank Central Asia, PT. Bank Danamon Indonesia dan PT. Bank Mandiri. (Dho)

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Rupiah Melemah, Segelintir Orang Diuntungkan tetapi Mayoritas Tertekan

Rupiah Melemah, Segelintir Orang Diuntungkan tetapi Mayoritas Tertekan

EKONOMI
BI dan Pemerintah Diminta Lebih Sinkron Jaga Rupiah

BI dan Pemerintah Diminta Lebih Sinkron Jaga Rupiah

EKONOMI
Uang Palsu Turun Drastis, BI Ungkap Rupiah Makin Sulit Dipalsukan

Uang Palsu Turun Drastis, BI Ungkap Rupiah Makin Sulit Dipalsukan

EKONOMI
BI Klaim Rupiah Kini Semakin Sulit Dipalsukan

BI Klaim Rupiah Kini Semakin Sulit Dipalsukan

EKONOMI
BI–Bareskrim Musnahkan 466.535 Lembar Uang Palsu

BI–Bareskrim Musnahkan 466.535 Lembar Uang Palsu

EKONOMI
Rupiah Rontok ke Rp 17.528 Per Dolar AS, Purbaya Siap Dipanggil DPR RI

Rupiah Rontok ke Rp 17.528 Per Dolar AS, Purbaya Siap Dipanggil DPR RI

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon