Lebaran 2015, Garuda Indonesia Siapkan 1,61 Juta Kursi
Rabu, 27 Mei 2015 | 13:04 WIB
Surabaya - Maskapai penerbangan pelat merah, Garuda Indonesia menyiapkan 1,61 juta kursi selama periode Lebaran 2015 guna mengantisipasi permintaan masyarakat.
"Jutaan kursi itu kami sediakan pada masa liburan arus mudik dan arus balik periode Lebaran 2015. Tepatnya mulai 9 Juli hingga 27 Juli 2015 (periode H-8 s/d H+10 Lebaran)," kata Vice President Corporate Communication PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Pujobroto, dihubungi dari Surabaya, Rabu (27/5).
Menurut dia, jumlah tersebut meningkat sebesar delapan persen dibanding periode yang sama pada 2014 sebanyak 1,49 juta kursi. Untuk beberapa rute di dalam dan luar negeri yang mengalami permintaan peningkatan signifikan, Garuda Indonesia juga menambah kapasitas sebanyak 16.044 kursi.
"Contoh di rute Jakarta menuju Denpasar, Padang, Surabaya, Yogyakarta, Singapura, Hongkong, Sydney, dan Perth," ujarnya.
Penambahan kapasitas itu, kata dia, dilaksanakan melalui pengoperasian pesawat yang lebih besar (bigger aircraft) dan penerbangan tambahan.
"Dari total 16.044 kursi tambahan tersebut, kami menyiapkan 10.620 kursi tambahan dari pengoperasian pesawat yang lebih besar (bigger aircraft) dan 5.424 tambahan kursi melalui extra flight," katanya.
Ia menambahkan, pengoperasian bigger aircraft tersebut dilaksanakan pada rute penerbangan dari Jakarta ke Denpasar sebanyak 22 frekuensi. Lalu, Padang dengan empat frekuensi dan Surabaya 10 frekuensi.
"Kalau di penerbangan internasional, pengoperasian bigger aircraft di rute Singapura sebanyak 44 frekuensi dan Hong Kong 10 frekuensi dari sebelumnya menggunakan pesawat B-737-800," katanya.
Ia menyebutkan, penerbangan 32 extra flight terbagi dalam 24 penerbangan ekstra di rute-rute domestik yaitu, delapan extra flight pada rute Jakarta-Yogyakarta dan 16 extra flight pada rute Jakarta-Denpasar. Kemudian delapan penerbangan ekstra di rute-rute internasional yaitu, empat extra flight pada rute Jakarta-Sydney dan empat extra flight pada rute Jakarta-Perth.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




