Presiden Minta Garuda dan Saudia Patungan Kelola Penerbangan Haji
Kamis, 9 April 2026 | 16:32 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto meminta maskapai penerbangan nasional, Garuda Indonesia, untuk membuat perusahaan patungan dengan Saudia Airlines. Ia mengungkap arahan itu didasarkan pada layanan penerbangan kedua maskapai yang kerap mengalami kekosongan.
“Saya telah menginstruksikan untuk mendekati Saudia Airlines, supaya Garuda dan Saudia bikin joint venture. Jadi selama ini, pesawat Garuda membawa jemaah haji Indonesia ke Arab Saudi pulangnya kosong (tanpa penumpang) ini kan tidak ekonomis, tidak masuk akal,” ujar Presiden Prabowo Subianto saat memberi taklimat pada rapat kerja pemerintah, Rabu (8/4/2026).
Prabowo menyebut perlu ada kerjasama antara kedua maskapai, untuk memaksimalkan penerbangan kembali dari Arab Saudi ke Indonesia atau sebaliknya. Ia menyayangkan apabila perjalanan tersebut tidak menghasilkan pemasukan, tetapi malah membuat kedua maskapai merugi.
“Kenapa enggak kerja sama? Bikin anak perusahaan (dengan pembagian kepemilikan) 50% Arab Saudi, 50% Indonesia. Jadi (harapannya) pesawat ini ke Arab Saudi penuh, ke Indonesia penuh. Harga (tarif penerbangan haji) jadi bisa turun lagi, waktu bisa lebih singkat lagi,” kata Prabowo.
Arahan mengenai kerja sama pendirian usaha antar kedua maskapai disebut sudah diberikan Prabowo kepada direksi Garuda sejak dua bulan lalu. Presiden lantas meminta Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, untuk segera menghadapnya untuk membahas hal itu.
“Sudah dikerjakan belum? Saya sudah perintahkan kurang lebih dua bulan lalu, ini harus kerja cepat,” ujar Prabowo.
Selain itu, Presiden juga meminta Danantara melalui Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria untuk menindaklanjuti kemungkinan itu. Upaya ini diharapkan berpengaruh pada pengelolaan penerbangan haji sehinngga terlaksana secara optimal.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




