ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sempat Disuspensi, Perdagangan Saham Termahal DSSA Kembali Dibuka

Selasa, 23 Januari 2024 | 08:12 WIB
TD
H
Penulis: Theresa Desfika | Editor: HE
Karyawan melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta.
Karyawan melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Jakarta, Beritasatu.com - Suspensi perdagangan saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang merupakan bagian dari Grup Sinar Mas telah dibuka kembali mulai sesi perdagangan I pada Selasa (23/1/2024).

Suspensi perdagangan ini sebelumnya diberlakukan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (22/1/2024) karena terjadi peningkatan harga kumulatif saham DSSA yang sangat signifikan. Menurut BEI, suspensi ini diberikan dalam rangka memberikan waktu cooling down sebagai tindakan perlindungan bagi para investor.

Saham DSSA mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan 19 Januari 2024, dengan penutupan di level Rp 142.000 atau naik sebesar 5,97%. Dalam periode satu minggu, saham ini mengalami kenaikan sebesar 27,38%, satu bulan terakhir meningkat 82,05%, dan dalam tiga bulan terakhir melonjak hingga 178,43%.

ADVERTISEMENT

Dengan harga saham DSSA yang mencapai Rp 142.000, hal ini menjadikan saham DSSA sebagai saham dengan harga tertinggi di BEI.

Per 31 Desember 2023, pemegang saham Dian Swastatika Sentosa (DSSA) didominasi oleh PT Sinar Mas Tunggal, yang memiliki sebanyak 461.552.320 saham atau 59,9%. Dengan harga saham DSSA sebesar Rp 142.000, nilai kepemilikan Sinar Mas Tunggal atas DSSA mencapai Rp 65,54 triliun.

Keluarga Widjaja yang memiliki PT Sinar Mas menguasai sebagian besar saham pengendali DSSA. Franky Oesman Widjaja, Indra Widjaja, Muktar Widjaja, dan Lindasuryasari Wijaya Limantara menjadi pemegang saham utama.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon