ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dualisme Kepemimpinan Kadin Segera Berakhir

Sabtu, 28 September 2024 | 09:56 WIB
H
H
Penulis: Herman | Editor: HE
Arsjad Rasjid, ketua umum Kadin Indonesia hasil musyawarah nasional (munas) 2021, akhirnya duduk bersama dengan Anindya Bakrie (Anin), ketua umum Kadin Indonesia hasil munas luar biasa (munaslub) yang difasilitasi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, di Jakarta, Jumat, 27 September 2024.
Arsjad Rasjid, ketua umum Kadin Indonesia hasil musyawarah nasional (munas) 2021, akhirnya duduk bersama dengan Anindya Bakrie (Anin), ketua umum Kadin Indonesia hasil munas luar biasa (munaslub) yang difasilitasi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, di Jakarta, Jumat, 27 September 2024. (Instagram)

Jakarta, Beritasatu.com - Permasalahan dualisme kepemimpinan dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang sempat memanas kini mulai menemukan titik terang.

Arsjad Rasjid, ketua umum Kadin Indonesia hasil musyawarah nasional (munas) 2021, akhirnya duduk bersama dengan Anindya Bakrie (Anin), ketua umum Kadin Indonesia hasil munas luar biasa (munaslub), yang difasilitasi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, di Jakarta, Jumat (27/9/2024) malam.

Meski sempat terpisah oleh perbedaan pandangan dan konflik internal, pertemuan antara dua sosok penting di dunia usaha Indonesia ini menjadi simbol harapan baru akan bersatunya Kadin sebagai satu kesatuan.

ADVERTISEMENT

Dengan suasana penuh kehangatan, Arsjad dan Anin menghabiskan malam itu dengan diskusi yang mendalam. Arsjad pun tak segan-segan mengapresiasi peran Bahlil dalam mengupayakan solusi damai.

“Di hari Jumat yang penuh berkah ini, saya dan Mas Anin duduk bersama Pak Bahlil. Kami saling mendengarkan dan berdiskusi,” ungkap Arsjad.

Namun, bukan hanya pertemuan tiga tokoh ini yang memainkan peran kunci. Soliditas para pengurus Kadin di seluruh Indonesia juga diakui oleh Arsjad sebagai fondasi penting dalam menjaga stabilitas organisasi di tengah dinamika yang terjadi.

"Kami telah memperoleh solusi. Solusi yang bagaimana? Yaitu solusi yang tegak lurus aturan," kata Arsjad.

Menurutnya, solusi tersebut dicapai dengan semangat yang sama, yaitu untuk memajukan perekonomian Indonesia.

Arsjad memastikan, Kadin akan terus memainkan perannya sebagai mitra strategis pemerintah. Fokusnya kini adalah memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Ia optimistis bahwa semangat persatuan ini akan membawa Kadin ke arah yang lebih baik.

"Kami percaya, dengan bergotong royong, kita akan mampu menghadapi tantangan ekonomi mendatang untuk satu Kadin, satu Indonesia, dan satu masa depan Indonesia yang lebih baik,” kata Arsjad.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Imlek-Ramadan Diyakini Jadi Pembuka Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen

Imlek-Ramadan Diyakini Jadi Pembuka Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen

EKONOMI
Libur Imlek 2026 Dongkrak Ekonomi, Perputaran Uang Lebih dari Rp 9 T

Libur Imlek 2026 Dongkrak Ekonomi, Perputaran Uang Lebih dari Rp 9 T

EKONOMI
HIMKI Usul Bunga Ekspor 6 Persen lewat LPEI demi Jaga 2,1 Juta Buruh

HIMKI Usul Bunga Ekspor 6 Persen lewat LPEI demi Jaga 2,1 Juta Buruh

EKONOMI
PP Pengupahan Berpotensi Tekan Industri Pengolahan Nonmigas

PP Pengupahan Berpotensi Tekan Industri Pengolahan Nonmigas

EKONOMI
Dorong Penyerapan Anggaran Daerah, Kadin Dukung Reward and Punishment

Dorong Penyerapan Anggaran Daerah, Kadin Dukung Reward and Punishment

EKONOMI
Kadin Dukung Langkah Purbaya Tindak Tegas Impor Ilegal Pakaian Bekas

Kadin Dukung Langkah Purbaya Tindak Tegas Impor Ilegal Pakaian Bekas

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT