IHSG "Ngegas" 1 Persen, January Effect Dimulai?
Kamis, 2 Januari 2025 | 20:58 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) mengawali 2025 di teritori positif. IHSG pada perdagangan hari ini, Kamis (2/1/2025), mencatatkan kenaikan 83,3 poin atau 1,18% mencapai level 7.163,2.
Equity Research Analyst Panin Sekuritas Felix Darmawan mengatakan hal ini dapat menjadi awal January Effect. “Secara umum Januari ini memiliki fenomena sendiri, seperti January Effect,” kata Felix kepada Beritasatu.com di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (2/1/2025).
Dia mengatakan, fenomena January Effect ini mirip, seperti Santa Claus Rally dan Window Dressing pada Desember. Terlebih lagi, performa IHSG pada Desember cukup negatif, sehingga beberapa saham big caps dan berada pada valuasi cukup murah. "Secara teknikal, berada pada level support. Ini adalah peluang bagi investor," kata dia.
Sebagai informasi, January Effect adalah sebuah fenomena di pasar saham pada Januari dengan kecenderungan harga-harga saham naik seusai periode liburan akhir tahun.
BACA JUGA
IHSG Awal Tahun Ini Dibuka Menghijau
"Pada Januari ini, mungkin secara umum pelaku pasar melihat ada opportunity untuk membeli saham. Menurut saya ini juga yang mendorong performa harga saham pada awal tahun," pungkas Felix.
Secara historis, IHSG stabil ditutup menguat pada hari pertama perdagangan awal tahun sejak 2021. Penguatan paling besar terjadi pada hari pertama perdagangan 2021 dengan kenaian 2,1%, diikuti pada 2022 menguat 1,27%, dan kemudian pada 2025 dengan penguatan 1,18%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




