ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sri Mulyani Umumkan 12 Nama DK LPS, Begini Respons Purbaya

Rabu, 23 Juli 2025 | 22:48 WIB
BI
MK
Penulis: Bambang Ismoyo | Editor: MBK
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan pembukaan seleksi Dewas LPI unsur profesional, Senin (21/7/2025).
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan pembukaan seleksi Dewas LPI unsur profesional, Senin (21/7/2025). (Beritasatu.com/Addin Anugrah Siwi)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Panitia Seleksi calon anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (DK LPS) Sri Mulyani mengumumkan 12 nama yang lolos Seleksi Kelayakan dan Kepatutan Tahap Pertama calon Ketua dan Anggota DK LPS periode 2025-2030.

Salah satu nama yang masuk dalam daftar tersebut adalah Purbaya Yudhi Sadewa, yang juga merupakan ketua Dewan Komisioner LPS LPS saat ini.

Purbaya yang telah melalui tahapan-tahapan seleksi tersebut mengungkapkan, dirinya mengaku prosesnya sejauh ini telah berjalan secara terbuka. Bahkan, dia menyebut dari daftar nama yang lolos seleksi, semua kandidat yang memiliki latar belakang cukup baik dan kompeten.

ADVERTISEMENT

"Proses seleksi sudah terbuka. Secara keseluruhan sangat terbuka. Saya lihat beberapa calon kompeten, dan persaingan cukup ketat," ungkap Purbaya saat ditemui di Jakarta, Rabu (23/7/2025).

Saat ditanya mengenai visi misi dirinya apabila kembali masuk ke dalam jajaran DK LPS periode 2025-2030, Purbaya memastikan tidak ada yang berubah seperti saat dirinya mendapat amanah ketua Dewan Komisioner LPS di periode 2020-2025.

Namun, terdapat beberapa hal yang akan menjadi sorotannya. Seperti, LPS memastikan Program Penjaminan Polis (PPP) akan berjalan optimal pada tahun 2028.

Kemudian, dirinya berkomitmen membantu BPR/BPRS dalam meningkatkan kinerjanya melalui transformasi digital di LPS untuk memperkuat dan mempercepat LPS dalam memberikan perlindungan kepada nasabah bank.

Selain itu, LPS juga akan memberikan dukungan transformasi digital untuk BPR/BPRS karena melihat posisinya yang strategis dalam ekosistem keuangan nasional.

Purbaya juga menyampaikan betapa pentingnya transformasi digital dan pengembangan sistem IT di BPR-BPRS agar kedepannya bisa memiliki keunggulan dalam bidang usaha yang lebih komparatif yang belum tentu dimiliki oleh pelaku industri lain.

"Kami juga ingin membantu Bank Perekonomian Rakyat supaya lebih mandiri. Kami sedang mengembangkan IT untuk BPR agar lebih kuat dan mampu bersaing dengan pemain bank lain di era fintech," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

LPS Catat Dana Simpanan Masyarakat Naik Nyaris 10 Persen

LPS Catat Dana Simpanan Masyarakat Naik Nyaris 10 Persen

EKONOMI
Konferensi Pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Kuartal I 2026

Konferensi Pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Kuartal I 2026

MULTIMEDIA
Lindungi Nasabah, LPS Siapkan Program Penjaminan Polis Asuransi

Lindungi Nasabah, LPS Siapkan Program Penjaminan Polis Asuransi

EKONOMI
OJK Cabut Izin 6 BPR pada Kuartal I 2026, Ini Daftarnya

OJK Cabut Izin 6 BPR pada Kuartal I 2026, Ini Daftarnya

EKONOMI
5 Bank Gulung Tikar di Indonesia dalam 3 Bulan, Simak Daftarnya

5 Bank Gulung Tikar di Indonesia dalam 3 Bulan, Simak Daftarnya

EKONOMI
Reorganisasi dan Persiapan Penjaminan Polis, LPS Lantik Sejumlah Pejabat Baru

Reorganisasi dan Persiapan Penjaminan Polis, LPS Lantik Sejumlah Pejabat Baru

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon