Nilai Ekspor Juli 2025 Naik 9,86 Persen Capai US$ 24,75 Miliar
Senin, 1 September 2025 | 11:33 WIB
Jakarta, Beritsatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor Indonesia pada Juli 2025 tetap positif meski harga komoditas global bervariasi.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menyampaikan ekspor Juli 2025 mencapai US$ 24,75 miliar atau naik 9,86% dibanding Juli 2024.
"Kenaikan tersebut terutama ditopang oleh ekspor nonmigas, sementara ekspor migas tercatat US$ 0,94 miliar," ucapnya dalam konferensi pers BPS, Senin (1/9/2025).
Secara kumulatif, sepanjang Januari-Juli 2025, nilai ekspor Indonesia mencapai US$ 160,16 miliar atau tumbuh 8,03% yoy.
Rinciannya, ekspor migas turun 14,56% menjadi US$ 7,97 miliar, sedangkan ekspor nonmigas naik 9,55% menjadi US$ 152,25 miliar.
Menurut sektor, peningkatan ekspor nonmigas terbesar berasal dari industri pengolahan dan pertanian. Industri pengolahan masih menjadi penopang utama dengan andil 12,81% terhadap pertumbuhan ekspor Januari–Juli 2025.
Produk yang mencatat kenaikan tinggi meliputi minyak kelapa sawit, logam dasar bukan besi, kimia dasar bukan organik, barang perhiasan, hingga semikonduktor dan komponen elektronik.
Dari sisi negara tujuan, nilai ekspor ke Tiongkok mencapai US$ 34,46 miliar atau naik 8,09% dibanding periode Januari-Juli 2024. Sementara ekspor nonmigas ke Amerika Serikat, ASEAN, dan Uni Eropa juga meningkat, meski ke India mengalami penurunan.
BPS mencatat harga komoditas global pada Juli 2025 bervariasi. Secara tahunan, harga logam mulia serta logam dan mineral mengalami kenaikan.
Sebaliknya, harga komoditas pertanian turun akibat penurunan harga kakao dan kopi, sementara sektor energi tertekan oleh penurunan harga minyak mentah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




