ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Benang Kusut Tarif Resiprokal AS, RI Pilih Jalur Negosiasi

Rabu, 25 Februari 2026 | 18:19 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (AP/Evan Vucci)

Fitra menilai ketentuan tersebut terutama bertujuan mencegah praktik transshipment, yakni pengalihan barang melalui negara ketiga untuk menghindari tarif tinggi.

Namun ia menegaskan Indonesia tetap memiliki ruang kebijakan yang cukup luas. Dalam perjanjian tersebut terdapat klausul yang memungkinkan setiap negara mempertimbangkan kepentingan nasional sebelum menerapkan kebijakan tertentu.

“Di 5.2 atau 5.3 itu subject to national interest. Kita punya escape clause. Selama itu tidak mengganggu national interest kita,” katanya.

Klausul tersebut memberikan fleksibilitas bagi Indonesia untuk menjaga hubungan dagang dengan berbagai mitra, termasuk China, tanpa harus sepenuhnya mengikuti langkah Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

Ke depan, arah kebijakan tarif Amerika Serikat akan sangat dipengaruhi dinamika politik domestik serta proses ratifikasi di kedua negara. Dalam situasi yang masih penuh ketidakpastian ini, pemerintah Indonesia memilih tetap menjaga jalur komunikasi dan memaksimalkan ruang negosiasi yang tersedia.

Bagi Indonesia, strategi tersebut menjadi penting agar peluang ekspor tetap terjaga sekaligus menghindari risiko dari kebijakan proteksionis yang dapat muncul sewaktu-waktu dalam peta perdagangan global.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tok! Tarif Dagang RI ke AS Turun dari 19 Persen Jadi 15 Persen

Tok! Tarif Dagang RI ke AS Turun dari 19 Persen Jadi 15 Persen

EKONOMI
Menperin Yakin Perjanjian Dagang RI-AS Dorong Industrialisasi

Menperin Yakin Perjanjian Dagang RI-AS Dorong Industrialisasi

EKONOMI
Putusan MA AS Bikin Jepang dan Eropa Ingin Nego Ulang

Putusan MA AS Bikin Jepang dan Eropa Ingin Nego Ulang

EKONOMI
Produk Indonesia Ini Ternyata Kena Tarif 104 Persen dari AS

Produk Indonesia Ini Ternyata Kena Tarif 104 Persen dari AS

EKONOMI
AS Dibebaskan Ambil Mineral Kritis, BKPM: Wajib Hilirisasi

AS Dibebaskan Ambil Mineral Kritis, BKPM: Wajib Hilirisasi

EKONOMI
Perjanjian Dagang RI-AS Berpotensi Dorong Ekspor hingga 15 Persen

Perjanjian Dagang RI-AS Berpotensi Dorong Ekspor hingga 15 Persen

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT