Airlangga Sebut Revisi Outlook Fitch Jadi Dorongan Perbaiki Kebijakan
Kamis, 5 Maret 2026 | 18:11 WIB
Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat struktur ekspor Indonesia agar semakin berorientasi pada produk bernilai tambah tinggi serta mengurangi ketergantungan terhadap komoditas mentah yang rentan terhadap volatilitas harga global.
Pemerintah juga menegaskan kembali komitmennya terhadap kerangka fiskal nasional, termasuk batas defisit anggaran sebesar 3% terhadap PDB yang tetap menjadi jangkar kebijakan fiskal.
Seluruh program prioritas pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis dan percepatan pembangunan infrastruktur, dirancang dan dijalankan dalam koridor fiskal yang terukur.
Dari sisi kebijakan moneter, Bank Indonesia tetap menjalankan mandatnya secara independen dengan fokus menjaga stabilitas nilai tukar dan mengendalikan inflasi, yang didukung oleh koordinasi erat dengan kebijakan fiskal pemerintah.
“Revisi outlook menjadi negatif kami jadikan dorongan untuk semakin memperkuat konsistensi kebijakan, memperluas basis penerimaan negara, dan mengakselerasi reformasi struktural,” ujar Airlangga Hartarto.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Festival Mudik Dongkrak Wisatawan ke Wonosobo
Pidato Trump Picu Lonjakan Minyak Dunia
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Prabowo Beri Pelukan Hangat untuk Keluarga TNI yang Gugur di Lebanon




