Lapangan Kerja Baru di AS Bertambah 211.000
Jumat, 4 Desember 2015 | 22:00 WIB
Washington – Lapangan kerja baru di Amerika Serikat (AS) bertambah 211.000 pada November 2015. Angka yang solid ini makin menguatkan peluang dinaikkannya suku bunga acuan, federal funds rate (FFR), oleh The Federal Reserve (The Fed) pertengahan bulan ini.
Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) AS melaporkan, Jumat (4/12), seperti dikutip AFP, tingkat pengangguran bertahan di level terendah dalam tujuh tahun sebesar 5,0%. Sedangkan penciptaan lapangan kerja baru untuk dua bulan sebelumnya direvisi naik. Data ini juga makin mengindikasikan bahwa perekonomian AS tetap kuat meski pertumbuhan ekonomi global melambat.
Peningkatan lapangan kerja pada November itu menggarisbawahi keyakinan Gubernur The Fed Janet Yellen bahwa perekonomian AS sudah cukup kuat untuk mengatasi dampak kenaikan biaya-biaya pinjaman.
Penambahan lapangan kerja non-pertanian sebanyak 211.000 pada November itu mengiringi penambahan sebanyak 298.000 pada Oktober, yang lebih banyak dibandingkan estimasi sebelumnya. Kalangan analis sebelumnya memperkirakan penambahan 200.000 pada November.
Suku bunga acuan tersebut sudah tidak naik sejak 2006 dan dipertahankan pada level 0-0,25% sejak Desember 2008, tatkala The Fed berusaha menyokong pemulihan ekonomi dari krisis finansial global.
Laju kenaikan suku bunga ke depan akan bergantung pada kenaikan laju inflasi menuju target bank sentral. Selain itu, kemungkinan bergantung pada seberapa cepat tekanan upah seiring mengetatnya pasar tenaga kerja.
"Pasar tenaga kerja sangat solid. Ekspansi pasar tenaga kerja sudah cukup kuat untuk mulai menjamin akselerasi pertumbuhan upah secara berkelanjutan," kata Ward McCarthy, kepala ekonom finansial dari Jefferies LLC di New York, sebelum laporan Depnaker keluar, kepada Bloomberg News.
Namun kenaikan upah melambat dibandingkan bulan sebelumnya. Rerata upah per jam di kalangan pekerja swasta naik 0,2% pada November, sedangkan pada Oktober 0,4%.
Penyerapan lapangan kerja pada November didorong oleh lonjakan terbesar perekrutan di sektor konstruksi sejak Januari 2014. Lapangan kerja di sektor konstruksi bertambah 46.000, terutama di kalangan kontraktor hunian, sedangkan di sektor ritel bertambah hampir 31.000 atau turun dibandingkan bulan sebelumnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




