ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Lapangan Kerja Baru di AS Bertambah 211.000

Jumat, 4 Desember 2015 | 22:00 WIB
IS
B
Penulis: Iwan Subarkah | Editor: B1
Foto yang diambil pada 1 Juli 2015 ini memperlihatkan koki memasak di sebuah restoran di New York City, AS. Ekonomi AS menciptakan 211.000 lapangan kerja baru pada November 2015 sehingga mendukung rencana The Fed untuk menaikkan suku bunga bulan ini.
Foto yang diambil pada 1 Juli 2015 ini memperlihatkan koki memasak di sebuah restoran di New York City, AS. Ekonomi AS menciptakan 211.000 lapangan kerja baru pada November 2015 sehingga mendukung rencana The Fed untuk menaikkan suku bunga bulan ini. (AFP PHOTO/JEWEL SAMAD/FILES)

Washington – Lapangan kerja baru di Amerika Serikat (AS) bertambah 211.000 pada November 2015. Angka yang solid ini makin menguatkan peluang dinaikkannya suku bunga acuan, federal funds rate (FFR), oleh The Federal Reserve (The Fed) pertengahan bulan ini.

Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) AS melaporkan, Jumat (4/12), seperti dikutip AFP, tingkat pengangguran bertahan di level terendah dalam tujuh tahun sebesar 5,0%. Sedangkan penciptaan lapangan kerja baru untuk dua bulan sebelumnya direvisi naik. Data ini juga makin mengindikasikan bahwa perekonomian AS tetap kuat meski pertumbuhan ekonomi global melambat.

Peningkatan lapangan kerja pada November itu menggarisbawahi keyakinan Gubernur The Fed Janet Yellen bahwa perekonomian AS sudah cukup kuat untuk mengatasi dampak kenaikan biaya-biaya pinjaman.

Penambahan lapangan kerja non-pertanian sebanyak 211.000 pada November itu mengiringi penambahan sebanyak 298.000 pada Oktober, yang lebih banyak dibandingkan estimasi sebelumnya. Kalangan analis sebelumnya memperkirakan penambahan 200.000 pada November.

ADVERTISEMENT

Suku bunga acuan tersebut sudah tidak naik sejak 2006 dan dipertahankan pada level 0-0,25% sejak Desember 2008, tatkala The Fed berusaha menyokong pemulihan ekonomi dari krisis finansial global.

Laju kenaikan suku bunga ke depan akan bergantung pada kenaikan laju inflasi menuju target bank sentral. Selain itu, kemungkinan bergantung pada seberapa cepat tekanan upah seiring mengetatnya pasar tenaga kerja.

"Pasar tenaga kerja sangat solid. Ekspansi pasar tenaga kerja sudah cukup kuat untuk mulai menjamin akselerasi pertumbuhan upah secara berkelanjutan," kata Ward McCarthy, kepala ekonom finansial dari Jefferies LLC di New York, sebelum laporan Depnaker keluar, kepada Bloomberg News.

Namun kenaikan upah melambat dibandingkan bulan sebelumnya. Rerata upah per jam di kalangan pekerja swasta naik 0,2% pada November, sedangkan pada Oktober 0,4%.

Penyerapan lapangan kerja pada November didorong oleh lonjakan terbesar perekrutan di sektor konstruksi sejak Januari 2014. Lapangan kerja di sektor konstruksi bertambah 46.000, terutama di kalangan kontraktor hunian, sedangkan di sektor ritel bertambah hampir 31.000 atau turun dibandingkan bulan sebelumnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Efisiensi Anggaran Kementan Bisa Ciptakan 8,6 Juta Lapangan Kerja

Efisiensi Anggaran Kementan Bisa Ciptakan 8,6 Juta Lapangan Kerja

EKONOMI
Hilirisasi Pertanian Bisa Ciptakan 1,6 Juta Lapangan Kerja Baru

Hilirisasi Pertanian Bisa Ciptakan 1,6 Juta Lapangan Kerja Baru

EKONOMI
Program MBG Telah Ciptakan 290.000 Lapangan Kerja Baru

Program MBG Telah Ciptakan 290.000 Lapangan Kerja Baru

EKONOMI
Pemkot Bandung Genjot 15.000 Lapangan Kerja Baru hingga Akhir 2025

Pemkot Bandung Genjot 15.000 Lapangan Kerja Baru hingga Akhir 2025

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon