ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Panin Sekuritas: Tren IHSG Masih Melemah

Kamis, 23 Februari 2012 | 08:05 WIB
MM
B
Penulis: Moh. Said Mashur | Editor: B1
Karyawan diruang pemantau Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) setelah dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta (2/1/12). FOTO : Safir Makki/Jakarta Globe.
Karyawan diruang pemantau Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) setelah dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta (2/1/12). FOTO : Safir Makki/Jakarta Globe. (FOTO : Safir Makki/ Jakarta Globe.)
Dari dalam negeri, pemerintah beberapa kali mengungkapkan kenaikan harga BBM bersubsidi.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak melemah menyuusl belum signifikannya dampak dana talangan rtahap kedua Yunani oleh Uni Eropa.

"Kami memproyeksikan indeks akan bergerak pada kisaran support-resistance 3.970-4.028," tulis riset Panin Sekuritas, hari ini.

Riset menyebutkan, pergerakan indeks masih mengacu faktor eksternal. Selain perkembangan Yunani yang kurang menggembirakan, kenaikan harga minyak mentah dunia menyusul konflik Iran dengan sejumlah neagar Eropa juga memicu aksi jual di bursa lokal.

Dari dalam negeri, pemerintah beberapa kali mengungkapkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak terhindarkan jika harga minyak mentah menembus level US$ 115 per barel.

Pasar merespons negatif  wacana tersebut, meski beberapa sektor seperti pertambangan dan perkebunan diuntungkan oleh apresiasi harga komoditas di pasar internasional.

"Kami melihat harga minyak mentah serta perkembangan krisis utang Eropa masih akan membayangi pergerakan indeks dalam jangka pendek," tulis riset Panin.

Adapun untuk saham pilihan hari ini adalah JPFA, BJBR, ARTI, dan MDLN.
 
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon