ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sukrisno Jadi Dirut Timah, Megananda Dirut PTPN III

Rabu, 29 Februari 2012 | 18:21 WIB
IB
B
Penulis: ID/ Agustiyanti/ Whisnu Bagus | Editor: B1
Menteri BUMN Dahlan Iskan. FOTO : ANTARA
Menteri BUMN Dahlan Iskan. FOTO : ANTARA
Megananda dan jajaran direksi seluruh PTPN yang baru akan mulai bekerja besok.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan akan mengangkat mantan direktur utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Soekrisno menjadi direktur utama PT Timah Tbk (TINS).

Sementara Megananda Daryono, mantan deputi industri primer Kementerian BUMN akan menjadi direktur utama PTPN III.
 
"Nantinya dirut Timah akan diganti dengan mantan dirutnya PTBA (Soekrisno). Pak Megananda akan jadi Dirut PTPN III," kata Dahlan, di  kantor Kementerian BUMN, Jakarta, hari ini.

Saat ini, direktur utama Timah masih dipegang oleh Wachid Usman. Sedangkan posisi direktur utama PTPN III masih dipegang oleh Amri Siregar.

Menurut Dahlan, pemilihan Soekrisno dilatarbelakangi kepiawaiannya  memimpin perusahaan sehingga menghasilkan kinerja yang gemilang.  Soekrisno pun pernah menggawangi salah satu perusahaan tambang batubara terbesar di Indonesia.
 
Sedangkan Megananda kata Dahlan dipilih sebagai dirut PTPN III karena selain menunjukkan kinerja yang baik selama menjadi deputi, dia juga memiliki integritas yang tinggi.
 
"Pak Megananda itu sudah 15 kali dibujuk Nazaruddin tidak terpengaruh loh. Ditolak. Hebat bukan," tambah dia.
 
Menurut Dahlan, Megananda dan jajaran direksi seluruh PTPN yang baru akan mulai bekerja besok.

Seperti diketahui, pemerintah tengah memproses pembentukan holding BUMN perkebunan. Semula holding BUMN perkebunan ditargetkan mulai beroperasi pada 1 Maret 2012. Namun, hingga saat ini pembentukan holding tersebut masih diproses di Sekretariat Kabinet.


Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Sinergi Holding dan Subholding BUMN Belum Optimal

Sinergi Holding dan Subholding BUMN Belum Optimal

EKONOMI
Kontrak Manajer Koperasi Merah Putih 2 Tahun, Bagaimana Selanjutnya?

Kontrak Manajer Koperasi Merah Putih 2 Tahun, Bagaimana Selanjutnya?

NASIONAL
Kimia Farma Balik Untung Rp 123,6 Miliar pada Kuartal I 2026

Kimia Farma Balik Untung Rp 123,6 Miliar pada Kuartal I 2026

EKONOMI
Wamenaker: Tata Kelola dan SDM Kunci Daya Saing BUMN

Wamenaker: Tata Kelola dan SDM Kunci Daya Saing BUMN

EKONOMI
Status Manajer Koperasi Merah Putih Diikat PKWT, Bagaimana Skemanya?

Status Manajer Koperasi Merah Putih Diikat PKWT, Bagaimana Skemanya?

NASIONAL
Manajer Koperasi Desa Merah Putih Wajib Punya Jiwa Wirausaha Kuat

Manajer Koperasi Desa Merah Putih Wajib Punya Jiwa Wirausaha Kuat

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon