ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemerintah Jamin Investasi Luar Negeri

Senin, 12 Maret 2018 | 23:33 WIB
BW
BW
Penulis: Bernadus Wijayaka | Editor: BW
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat menerima 21 duta besar negara-negara Uni Eropa di ruang rapat utama Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Senin (12/3/2018).
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat menerima 21 duta besar negara-negara Uni Eropa di ruang rapat utama Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Senin (12/3/2018). (istimewa)

Jakarta– Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan, di bawah pemerintahan Presiden Jokowi, investasi dari negara-negara Uni Eropa seperti Inggris, Jerman, Prancis, Italia, Polandia, Denmark, dan Swedia tumbuh pesat. Negara-negara yang sudah berinvestasi cukup besar menambah angka investasinya, sementara negara-negara yang dulunya hanya menanamkan modal dalam jumlah kecil, pada 2017 lalu melipatgandakan jumlah investasinya.

Saat ini, foreign direct investment (FDI) atau investasi langsung luar negeri dari negara-negara Uni Eropa merupakan terbesar kedua di Indonesia. Uni Eropa juga menjadi partner dagang keempat terbesar Indonesia.

Dalam setiap kesempatan menerima tamu-tamu negara sahabat, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko selalu memberikan jaminan keamanan kepada mereka yang berniat melakukan penanaman modal atau investasi di Indonesia.

"Itu saya lakukan sejak masih menjabat Panglima TNI. Kini, sebagai Kepala Staf Kepresidenan, saya memiliki akses yang semakin luas untuk bisa menjamin stabilitas ekonomi dan politik," kata Moeldoko saat menerima 21 duta besar negara-negara Uni Eropa di ruang rapat utama Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Senin (12/3).

ADVERTISEMENT

Dalam pertemuan ini, para tamu dipimpin Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Guérend dengan duta besar yang hadir yakni Dubes Kroasia Drazen Margeta, Dubes Rumania Valerica Epure, Dubes Bulgaria Sergey Michev, Dubes Slovakia Michal Slivovic, Dubes Irlandia Kyle Michael O'Sullivan, Dubes Swedia Johanna Brismar Skoog, Dubes Belgia Patrick Hermann, Dubes Finlandia Päivi Hiltunen‐Toivio, Dubes Belanda Rob Swartbol, Dubes Inggris Moazzam Malik, dan Dubes Hungaria Judit Pach.

Hadir juga Dubes Yunani Georgios Dogoritis, Dubes Republik Ceko Ivan Hotĕk, Dubes Italia Vittorio Sandalli, Dubes Austria Helene Steinhäusl, Dubes Jerman Michael Freiherr von Ungern‐ Sternberg, Dubes Prancis Jean‐Charles Berthonnet, Dubes Portugal Rui Fernando Sucena do Carmo, Dubes Spanyol José María Matres Manso, Dubes Denmark Rasmus Abildgaard Krsitensen, dan Kuasa Usaha Kedubes Polandia di Jakarta Igor Kaczmarczyk.

Dengan jaminan stabilitas politik dan ekonomi, Kepala Staf Kepresidenan mengajak para duta besar dalam naungan Uni Eropa lebih optimistis lagi berinvestasi di Indonesia, membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Jokowi.

"Kedewasaan politik rakyat Indonesia bisa dilihat dalam pelaksanaan Pilkada DKI lalu. Setelah usai pemilihan gubernur yang sangat gegap gempita, very noisy, semua pihak akhirnya bisa menerima hasil pemilihan kepala daerah," kata Moeldoko.

Mantan Wakil Gubernur Lemhanas ini mengungkapkan bahwa istilah ‘tahun politik’ yang bisa terkesan menakutkan sebaiknya tak banyak dipakai lagi. "Kita sepakat menggunakan istilah bahwa 2018 dan 2019 ini merupakan ‘tahun pesta demokrasi," ungkapnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Akhiri Kebuntuan, UE Sepakat Sanksi Pemukim Israel di Tepi Barat

Akhiri Kebuntuan, UE Sepakat Sanksi Pemukim Israel di Tepi Barat

INTERNASIONAL
Trump Ancam Naikkan Tarif Otomotif Uni Eropa Jadi 25 Persen

Trump Ancam Naikkan Tarif Otomotif Uni Eropa Jadi 25 Persen

EKONOMI
Uni Eropa Diam-diam Perkuat Klausul 42.7, Geser NATO pada Masa Depan?

Uni Eropa Diam-diam Perkuat Klausul 42.7, Geser NATO pada Masa Depan?

INTERNASIONAL
Ini Alasan Kuat Mengapa Uni Eropa Diminta Boikot Dagang Israel

Ini Alasan Kuat Mengapa Uni Eropa Diminta Boikot Dagang Israel

INTERNASIONAL
Dinilai Dekat dengan Iran, Erdogan Tak Turut Diundang ke KTT Uni Eropa

Dinilai Dekat dengan Iran, Erdogan Tak Turut Diundang ke KTT Uni Eropa

INTERNASIONAL
Mendiktisaintek: Indonesia Perlu Bangun Tradisi Riset seperti Eropa

Mendiktisaintek: Indonesia Perlu Bangun Tradisi Riset seperti Eropa

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon