Dalam Sepekan, Volume Transaksi Harian BEI Meningkat 26,64%
Minggu, 30 Agustus 2020 | 09:53 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Selama sepekan, mulai 24–28 Agustus 2020, transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak variatif dan menunjukkan peningkatan volume trasaksi saham yang cukup signifikan. Peningkatan tertinggi pekan ini terjadi pada rata-rata volume transaksi harian bursa sebesar 26,64% menjadi 15,085 miliar saham dari pekan lalu sebesar 11,912 miliar saham.
Hal itu, juga diikuti dengan kenaikan rata-rata frekuensi transaksi harian sebesar 15,56% menjadi 792,960 ribu kali transaksi dari
686,170 ribu kali transaksi pada penutupan pekan lalu.
Peningkatan juga dialami oleh rata-rata nilai transaksi harian pasar di bursa sebesar 3,58% menjadi Rp 9,432 triliun dari Rp 9,106 triliun pada pekan sebelumnya.
Meski diwarnai aksi jual saham dari investor asing, IHSG tetap kapitalisasi pasar bursa selama sepekan juga turut meningkat sebesar Rp 86,422 miliar atau 1,41% menjadi Rp 6.199,053 triliun dari Rp 6.112,631 triliun pada pekan lalu.
Pada penutupan perdagagan saham Jumat (28/8), investor asing mencatat nilai jual bersih sebesar Rp1,133 triliun, sedangkan sepanjang 2020 mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp26,082 triliun.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mengalami kenaikan sebesar 1,40% pada level 5.346,659 dari level 5.272,810 pada pekan yang lalu.
Sepanjang pekan ini, BEI juga membukukan tiga pencatatan obligasi dan saham. Pada Senin (24/8), Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap I Tahun 2020 (Obligasi Tahap I) yang diterbitkan oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp 1,5 triliun. Hasil pemeringkatan untuk Obligasi Tahap I adalah idAA+ (Double A Plus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.
Kemudian, pada Kamis (27/8), Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap I Tahun 2020 yang
diterbitkan oleh PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) mulai dicatatkan BEI dengan nilai nominal sebesar
Rp 1 triliun. Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk Obligasi
adalah idAA- (Double A Minus). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk.
Pada hari yang sama, PT Transkon Jaya Tbk (TRJA) resmi mencatatkan saham di BEI, sekaligus menjadi
perusahaan tercatat (emiten) ke-36 di tahun 2020 dan perusahaan tercatat ke-700 di BEI. Bidang usaha TRJA
adalah Penyewaan Kendaraan dan Penyedia Layanan Jaringan Internet yang berpengalaman selama 20 tahun di wilayah Kalimantan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




