Penjualan Properti Meningkat, Metland Rilis Klaster Baru
Logo BeritaSatu

Penjualan Properti Meningkat, Metland Rilis Klaster Baru

Kamis, 21 Januari 2021 | 13:53 WIB
Oleh : Lona Olavia / JAI

Jakarta, Beritasatu.com - Sinyal kebangkitan indutri properti yang ditandai dengan peningkatan penjualan pada triwulan IV 2020, mendorong PT Metropolitan Land Tbk (Metland) meluncurkan klaster terbarunya di Metland Puri, pada Maret 2021.

Direktur Metland, Wahyu Sulistio, mengatakan perseroan akan meluncurkan perumahan dengan rentang harga Rp 900 jutaan hingga Rp 1,2 miliar. Namun, unit yang dirilis terbatas hanya 56 unit karena ketersediaan lahan perseroan di barat Jakarta tersebut.

“Metland Puri minatnya lumayan bagus, bahkan melebihi. Kalau ada yang pembatalan, idle-nya tidak lama. Jadi, residensial bagi Metland masih potensial, untuk di-range plus minus Rp 1 miliar,” katanya dalam media visit antara Metland dengan Berita Satu Media Holdings (BSMH), Kamis (21/1/2021).

Menurut dia, sejak dihantam badai pandemi Covid-19, penjualan properti di triwulan I, II, dan III 2020 anjlok. Namun mulai triwulan IV 2020 mulai terlihat sinyal kebangkitan, seiring dengan penemuan vaksin Covid-19 dan pemulihan ekonomi dunia.

Terkait dengan itu, perseroan memproyeksikan geliat industri properti di Tanah Air akan bangkit pada 2021, tepatnya di semester II 2021. Optimisme tersebut tampak dari beberapa pengembang properti yang di tahun ini sudah mengeluarkan proyek-proyek barunya, hingga melanjutkan kembali proyek yang sempat tertunda.

"Kami optimistis setidaknya dapat mengamankan pendapatan pra penjualan (marketing sales) sebesar Rp 1,6 triliun pada penghujung tahun 2021 atau sama seperti pencapaian akhir tahun lalu," ujar Wahyu.

Untuk mencapai target tersebut, lanjutnya, perseroan yang terccatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode emiten MTLA itu, berencana akan menggelar pameran properti bertajuk Metland Virtual Expo 2021.

Di sisi lain, untuk informasi Metland menganggarkan belanja modal (capex) sekitar Rp 550 miliar pada 2021. Sebagian besar dari capex akan digunakan untuk mengakuisisi lahan.

“Untuk 2021, ada opportunity untuk investasi di beberapa lokasi untuk kita jajaki. Timing pas karena harga terdiskon. Kalau properti kan barang modalnya tanah. Kita akan masuk di beberapa lokasi baru,” tutur Wahyu.

Dia menjelaskan, sekitar Rp 205 miliar dari dana capex akan digunakan untuk akuisisi lahan pembulatan proyek-proyek yang digarap.

Sementara sekitar Rp190 miliar akan digunakan untuk keperluan infrastruktur dan sisanya digelontorkan untuk penyelesaian proyek investasi, diantaranya Hotel Horison Kertajati dan Hotel Royal Venya Ubud.

Wahyu mengungkapkan, untuk Hotel Horison Kertajati yang sempat tertunda, perseroan jelas Wahyu akan melanjutkan kembali pembangunannya. Diharapkan, pada akhir tahun ini atau awal tahun depan, sudah bisa beroperasional dengan 100 kamar.

“Sudah diputuskan, Bandara Kertajati kita lanjutkan, kemarin kita stop karena bandara ditutup. Tapi, nanti akan mulai aktif lagi jalan tol dan bandaranya. Jadi, kita harus siap-siap. Yang buat kita optimis juga, ini akan jadi embarkasi haji dan umroh, apalagi paling besar penduduk di Jawa Barat. Jadi, kami yakin akan bagus,” kata Wahyu.

Di Bandara Kertajati, Metland berdasarkan informasi, selain membangun hotel bintang empat juga akan menyediakan area komersial, perumahan tapak, ruko, dan fasilitas pelengkap yang menunjang kebutuhan penghuninya. Saat ini, Metland telah memiliki 593 kamar untuk unit grup hotelnya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BNI Tebar KPR Bagi Milenial

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) siap menebar Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi kaum milenial melalui beragam kemudahan dari BNI Griya, pada 2021.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Jokowi Sebut Tiga Sektor Ini Tahan dan Terus Berkembang di Masa Covid-19

Jokowi beberkan peluang yang akan dihadapi dan diupayakan Indonesia untuk jangka menengah.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Mantan Bos GoPay Perkuat Jajaran Komisaris Startup eFishery

Sepanjang 2020 eFishery mencatatkan peningkatan pendapatan hingga empat kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Rupiah dan Mata Uang Asia Menguat Siang Ini

Transaksi rupiah siang ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.006-Rp 14.035 per dolar AS.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Mayoritas Bursa Asia Siang Ini Menguat

Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 49,7 (0,17%) mencapai 30.012.

EKONOMI | 21 Januari 2021

IHSG Naik Tipis ke 6.430 di Sesi I

Volume perdagangan hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 117,196 miliar saham senilai Rp 12,014 triliun.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Presiden Ajak CEO Berkolaborasi dengan Petani

Meningkatnya produktivitas pertanian dapat memutus mata rantai ketergantungan impor.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Jokowi: Industri Pangan Paling Bertahan pada Era Covid-19

Selain produk pertanian seperti gula, Indonesia juga tergantung pada impor komoditas kedelai, gula, jagung, dan bawang putih.

EKONOMI | 21 Januari 2021

GBG Rilis Enam Cara LK Asia Pasifik Berkembang di 2021

Tren Lembaga Keuangan (LK) 2021 diprediksi dipengaruhi oleh respon politik, dan sosial terhadap pandemi, ketahanan keuangan, tren tekfin.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Tarif Sewa Kapal LNG di Asia Tembus Rekor Tertinggi

Tarif spot sewa kapal LNG di Asia meningkat pada Desember 2020 dan Januari 2021 dipicu melonjaknya permintaan.

EKONOMI | 21 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS