ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BPK Jalankan Audit dengan Pendekatan Risiko Covid-19

Kamis, 4 Februari 2021 | 18:14 WIB
AK
FB
Penulis: Arnoldus Kristianus | Editor: FMB
Anggota I BPK Hendra Susanto memimpin taklimat awal atau entry meeting pemeriksaan kinerja penanganan Covid-19 pada Polri di Markas Polda Jawa Tengah, Semarang, Kamis (22/10/2020).
Anggota I BPK Hendra Susanto memimpin taklimat awal atau entry meeting pemeriksaan kinerja penanganan Covid-19 pada Polri di Markas Polda Jawa Tengah, Semarang, Kamis (22/10/2020). (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menggunakan metode pendekatan risiko atau Risk-based Audit untuk pemeriksaan Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) Tahun 2020. Hal ini tidak terlepas dari kondisi Covid-19 yang menyebabkan beberapa risiko bagi kementerian/lembaga (K/L) dalam menyusun laporan keuangan.

"Pandemi Covid-19 yang melanda tahun 2020 menimbulkan beberapa risiko bagi Kementerian dan lembaga dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, termasuk dalam penyusunan laporan keuangan," ucap Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I BPK RI Hendra Susanto dalam acara Entry Meeting Pemeriksaan LKKL Tahun 2020 pada Kamis (4/2/2021).

Hendra mengatakan pemeriksaan BPK atas laporan keuangan Kementerian dan Lembaga termasuk pula penyajian dan pertanggungjawaban atas pengelolaan anggaran untuk penanganan Covid 19. "Baik yang bersumber dari Bendahara Umum Negara maupun hasil refocussing anggaran dan realokasi kegiatan di masing-masing Kementerian/Lembaga," ucapnya.

Ia mengungkapkan ada lima risiko saat menyusun laporan keuangan di tengah krisis pandemi. Pertama yaitu risiko strategis adalah risiko tujuan kebijakan penanggulangan pandemi Covid-19 yang tidak tercapai secara efektif dan efisien. Kedua yaitu risiko moral hazard dan kecurangan atau fraud merupakan risiko penyalahgunaan wewenang dan kecurangan dalam melaksanakan kebijakan yang dapat merugikan keuangan negara.

ADVERTISEMENT

Ketiga yaitu risiko operasional yaitu risiko terkendalanya pelaksanaan di lapangan karena kompleksitas kegiatan, rentan kendali yang luas, koordinasi pusat dan daerah, validitas data dan banyaknya peraturan baru yang harus diterapkan dalam waktu cepat.

Keempat yaitu risiko kepatuhan yakni risiko pelanggaran terhadap pelanggaran perundangan termasuk risiko penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa yang dapat menimbulkan risiko hukum.

"Kelima yaitu risiko penyajian laporan keuangan adalah risiko penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa di masa pandemi yang dapat mempengaruhi akun belanja modal, belanja barang, persediaan dan aset tetap," ucapnya.

Hendra mengatakan pemeriksaan atas LKKL di lingkup Auditorat Keuangan Negara (AKN) I jangka waktunya bervariasi, namun secara umum pemeriksaan dimulai sejak bulan Januari 2021 sampai dengan April 2021. Pada saat pemeriksaan tersebut, akan dilakukan pengumpulan data dan informasi, serta dokumen yang berkaitan dengan laporan keuangan, yang akan dilanjutkan dengan pengujian ke satuan kerja di daerah

"Kami juga mengharapkan terjalinnya sinergi yang baik antara BPK dengan Kementerian/Lembaga untuk Indonesia yang lebih baik," ucapnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Anggota BPK Haerul Saleh Sedang di Ruang Kerja Saat Kebakaran Rumahnya

Anggota BPK Haerul Saleh Sedang di Ruang Kerja Saat Kebakaran Rumahnya

JAKARTA
Polisi Selidiki Tewasnya Anggota BPK Haerul Saleh dalam Kebakaran Rumah

Polisi Selidiki Tewasnya Anggota BPK Haerul Saleh dalam Kebakaran Rumah

NASIONAL
Haerul Saleh Meninggal Kebakaran, Penjaga Rumah Panik Minta Tolong

Haerul Saleh Meninggal Kebakaran, Penjaga Rumah Panik Minta Tolong

JAKARTA
Selain BPK, Penghitungan Kerugian Negara oleh Pihak Lain Tak Sah

Selain BPK, Penghitungan Kerugian Negara oleh Pihak Lain Tak Sah

NASIONAL
KPK Kaji Putusan MK Soal Audit Kerugian Negara oleh BPK

KPK Kaji Putusan MK Soal Audit Kerugian Negara oleh BPK

NASIONAL
Anggota DPD Desak BPK Audit Anggaran MRP Papua

Anggota DPD Desak BPK Audit Anggaran MRP Papua

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon