ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Peringatan Sewindu UU Desa

Gus Halim Sebut Kesigapan Desa Minimalkan Dampak Covid-19

Sabtu, 15 Januari 2022 | 18:20 WIB
H
FH
Penulis: Herman | Editor: FER
Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar memberi sambutan di peringatan Sewindu UU Desa yang digelar di Desa Adat Kasepuhan Ciptagelar, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, 15 Januari 2022.
Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar memberi sambutan di peringatan Sewindu UU Desa yang digelar di Desa Adat Kasepuhan Ciptagelar, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, 15 Januari 2022. (Beritasatu Photo/Herman)

Sukabumi, Beritasatu.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menyatakan, kesigapan desa memberikan dampak nyata dalam mengurangi efek negatif selama pandemi Covid-19. Hal itu terlihat dari rendahnya kasus positif Covid-19 dan yang meninggal di seluruh desa di Indonesia jika dibandingkan angka nasional.

"Sepanjang pandemi 2020-2021, tercatat 659.136 warga desa positif Covid-19, sementara di tingkat nasional mencapai 4.267.451 orang. Sebanyak 38.447 penderita meninggal di desa, sementara pada tingkat nasional telah meninggal 144.144 orang," ujar Menteri Abdul Halim Iskandar pada puncak Peringatan Sewindu UU Desa (2014-2022) di Kasepuhan Ciptagelar, Desa Sirnaresmi, Cisolok, Sukabumi, Sabtu (15/1/2022).

Baca Juga: Gus Halim Optimistis Kemiskinan Ekstrem di Desa Tuntas 2024

Menteri yang akrab disapa Gus Halim ini menambahkan, melalui program Desa Tanggap Covid-19, desa-desa secara mandiri membentuk Relawan Desa Lawan Covid-19, sebuah tim relawan tingkat desa yang melibatkan semua unsur masyarakat. Mereka bekerja dengan prinsip gotong-royong.

ADVERTISEMENT

Selama pandemi ini, kata Gus Halim, juga telah dilaksanakan sosialisasi hidup sehat di 59.125 desa pada 2020 dan 47.535 desa pada 2021. Penyediaan tempat cuci tangan di tempat-tempat publik dilakukan oleh 56.056 desa pada 2020 dan 48.416 desa pada 2021, penyemprotan disinfektan dilaksanakan di 57.154 desa pada 2020 dan 45.103 desa pada 2021, Pos Gerbang Desa untuk mengendalikan mobilitas warga dibangun di 50.845 desa pada 2020 dan 49.022 desa pada 2021.

"Sudah ada 39.683 desa yang melaksanakan pengadaan masker gratis bagi warga pada 2020, dan 46.648 desa pada 2021," papar Gus Halim.

Baca Juga: Mendes PDTT: UU Desa Buka Jalan Kebangkitan Desa

Selain itu, 1.880.174 Relawan Desa Lawan Covid-19 pada 2020 dan 1.684.598 relawan pada 2021 telah mendirikan tempat isolasi, mencakup 85.168 tempat tidur pada 2020 dan 91.094 tempat tidur pada 2021. Tempat isolasi ini telah dimanfaatkan oleh 191.610 warga desa pada 2020 dan 44.601 warga desa pada 2021.

Di tengah kasus Covid-19 yang mulai lebih terkendali, Gus Halim tetap mengajak warga desa untuk tidak lengah karena virus Covid-19 ini masih ada dan terus bermutasi. "Tetap tegakkan protokol kesehatan. Tetap pakai masker dan segera vaksinasi," pesan Gus Halim.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Singgung Covid-19, Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK

Singgung Covid-19, Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK

NASIONAL
IDAI Serukan langkah untuk Antisipasi Hantavirus

IDAI Serukan langkah untuk Antisipasi Hantavirus

LIFESTYLE
Wabah Virus Hanta di Kapal Pesiar, Akankah Jadi Pandemi Baru?

Wabah Virus Hanta di Kapal Pesiar, Akankah Jadi Pandemi Baru?

LIFESTYLE
Varian Covid-19 Cicada Dipastikan Belum Masuk Indonesia

Varian Covid-19 Cicada Dipastikan Belum Masuk Indonesia

LIFESTYLE
Varian Covid-19 Cicada Muncul di Banyak Negara, Ini Gejalanya

Varian Covid-19 Cicada Muncul di Banyak Negara, Ini Gejalanya

LIFESTYLE
Covid-19 Bisa Tinggalkan Dampak Permanen di Otak, Ini Temuannya

Covid-19 Bisa Tinggalkan Dampak Permanen di Otak, Ini Temuannya

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon